Polisi Bekuk Pelaku Penusukan Remaja di Jalan Veteran Amlapura

Usus Terburai, Korban Dilarikan ke RSUP Sanglah

polisi-bekuk-pelaku-penusukan-remaja-di-jalan-veteran-amlapura
Polisi saat melakukan olah TKP di Jalan Veteran Amlapura

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Seorang remaja berusia 17 tahun bernama Denna Kusuma Dinatha asal Banjar Dinas Ngis Kaler, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, menjadi korban penusukan di Jalan Veteran Amlapura, Karangasem, pada Senin (21/7) dini hari.

Korban ditusuk di bagian perut oleh seorang pria yang tidak dikenal setelah terjadi cekcok di sebuah warung. Saat ini, korban dirawat di RSUP Sanglah karena kondisinya semakin memburuk. Berselang beberapa jam, polisi berhasil membekuk pria berinisial IK (17) asal Kecamatan Bebandem yang diduga melakukan penusukan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut bermula sekitar pukul 00.30 Wita, saat korban bersama lima temannya berkumpul di warung LabMilk dan memesan 2 botol minuman alkohol untuk diminum bersama.

Saat itu, korban dan rekannya asyik menikmati musik dengan request lagu dan berjoget. Namun, suasana tiba-tiba berubah ketika korban tak sengaja bersenggolan dengan seorang pria yang tidak dikenal yang juga berada di lokasi tersebut.

Senggolan itu memicu perdebatan yang kemudian memanas dan berkembang menjadi keributan. IK sebagai terduga pelaku kemudian mengajak korban keluar warung menuju gang di sebelah barat, dan disanalah korban ditusuk pada bagian perut.

Setelah melihat kondisi rekannya yang berlumuran darah, teman-teman korban segera membawa korban ke RS BaliMed Karangasem untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, karena kondisinya yang semakin memburuk, korban akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Korban mengalami luka tusukan (tersayat pisau) sekitar 15 cm di bagian perut dan membuat ususnya nyaris terburai.

Seizin Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba, Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP Alberto Diovant, membenarkan insiden, Senin dini hari itu. “Ya benar, berselang beberapa jam pelakunya sudah kita amankan dan korban sudah diamankan ,” ucap Alberto Deovant. (tio/bfn)