KARANGASEM Balifactualnews.com – Perang terhadap pandemi Covid-19 terus berkumandang di Bali, tak terkecuali di Karangasem. Gerakan untuk meretas penyebaran virus mematikan itu, tidak hanya dilakukan kalangan pemerintahan, desa dan desa adat, tapi para seka teruna di masing-masing banjar adat juga semakin intens melakukan gerakan “pembasmian”.
Seperti dilakukan Seka Teruna Desa Adat Sangkan Gunung, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem. Seka Teruna Desa Adat yang mewilayahi empat banjar itu melakukan inovasi dan langkah-langkah dalam meretas pandemi virus Covid-19 itu. Bahkan gerakan itu sudah dilakukan sejak 21 Maret 2020 lalu.
Gayung bersambut inovasi dan gagasan para pemuda di kaki Bukit Tegeh ini, mendapatkan apresiasi dari para prajuru adat. Tak tanggung-tanggung, sebagai bentuk dukungan tersebut, Desa Adat Sangkan Gunung langsung membuatkan SK Pembentukan Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 per 31 Maret 2020. Bendesa Adat Desa Sangkan Gunung, I Nengah Berata, dikonfirmasi, Sabtu (4/4/20) mengatakan, sebagai tetua di desanya dia mengaku sangat berterimakasih atas inovasi dan gerakan yang dilakukan para seka teruna dalam memerangi virus corona di wilayah desa adatnya.
“Semenjak kasus corona mulai mewabah di Bali, kita selalu mensosialisasikan anjuran dan instruksi dari pemerintah terkait upaya-upaya pencegahan ini. Astungkara sejauh ini Desa Adat kami aman, tapi kita tetap waspada dan selalu bergerak untuk mensteril wilayah desa dari paparan virus corona,” ucap I Nengah Berata.
Sementara itu, untuk mempercepat pencegahan wabah corona, lanjut I Nengah Berata, setiap tiga hari sekali dilakukan penyemprotan disinfectant di masing-masing banjar termasuk ke rumah rumah warga.
“Semua pihak bersinergi dalam memerangi virus ini. LPD Desa Adat Sangkan Gunung juga membantu gerakan Seka Teruna dan Satga Gotong Royong Pencegahan Covid-19, dengan menyumbangkan alat penyemprotan,” pungkas I Nengah Berata. (ger/son/bfn)