Selama Karya IBTK 2024, Simak Rekayasa Lalu Lintas ke Pura Besakih

selama-karya-ibtk-2024-simak-rekayasa-lalu-lintas-ke-pura-besakih
Pemedek yang tumpah ruah saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (BITK) di Pura Agung Besakih. Foto : ist
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Selama Karya Ida Batara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih tahun 2024 ini, PolresKarangasem melakukan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus lalu lintas yang akan menuju Pura Agung Besakih.

Rekayasa arus lalu lintas diterapkan di beberapa titik diantaranya adalah Jalur Batusesa, Desa Rendang digunakan sebagai arus balik kendaraan roda 2 dan 4 yang parkir di areal Manik Mas melewati Persimpangan Tiga Poh Udang, Besakih.

Kapolsek Rendang, Kompol I Made Suadnyana kepada awak media Jumat(22/3) mengatakan, untuk masyarakat dan pemedek yang datang dari arah Karangasem tujuan ke Pura Agung Besakih, tak diperkenankan lewat Persimpangan Batusesa. Jalan Simpang Batusesa hanya digunakan untuk arus balik warga dan pemedek yang balik dari Terminal Manik Mas, Besakih.

‘Bagi masyarakat dan pemedek tujuan Pura Agung Besakih yang datang dari arah Karangasem serta Klungkung diarahkan melewati Simpang 3 Pringlot, Rendang menuju Simpang 3 Camat Rendang. Sesampainya di Simpang 3 Camat Rendang, petugas kepolisian akan mengarahkan ke kanan menuju Kedundung,” ujarnya.

Sementara itu untuk pemedek yang datang dari arah Kabupaten Bangli diarahkan melewati Simpang Teges, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Lalu belok kanan ke Simpang 3 Camat Rendang, serta diarahkan ke Terminal Kedundung.

Lanjut Kompol I Made Suadnyana, kendaraan yang tiba di Terminal Kedundung, nantinya diarahkan lurus untuk parkir di Terminal Manik Mas. Sementara bagi kendaraan minibus, serta VVIP diarahkan ke parkir atas Terminal Manik Mas. Sedangkan pemedek akan jalan kaki dari Terminal Manik Mas menuju Bencingah & Besakih melalui Marga Agung.

“Untuk sepeda motor akan diarahkan ke Graha Weton Br. Manik Mas. Shuttle bus dan ojek nanti akan standby Terminal Kedundung. Shuttle bus mengangkut pemedek dari parkir Kedundung menuju parkir atas Manik Mas. Dan ojek mengangkut pemedek dari Parkir Kedundung menuju Parkiran Ulun Setra lewat utara mengarah ke Pura Dalem Puri. Sekembalinya, ojek harus pakai jalur sama,” imbuhnya.

Terkhusus kendaraan para sulinggih serta panitia yang bertugas saat itu akan diizinkan melewati jalur Pura Dalem puri. Dan diperkenankan parkir di area Batumadeg dan Pesucian. Saat keluar harus lewat Batumadeg,dan tembus di Simpang 3 Teges, Pempatan,”jelas Suadnyana, mantan Kepala Satlantas Polres Kab. Karangasem.

Selama karya Ida Bhatara Turun Kabeh yang tentunya akan dipadati pemedek dari seluruh Bali, bahkan luar Bali, untuk memperlancar arus kendaraan, Polres Karangasem menurunkan sekitar 195 personel yang akan menjaga 23 pos sekitar Pura Agung Besakih dan sekitarnya. (ger/bfn)