Tabung Meledak, Tiga Karyawan  Laundry Kita Luka Bakar

tabung-meledak-tiga-karyawan-laundry-kita-luka-bakar
Ni Putu Rasih (29) salah seroang karyawan Laundry Kita saat dievakuasi petugas. Selain mengalami luka bakar , kaki kirinya juga patah dalam insiden ledakan tabung gas hingga membakar usaha laundry tempatnya bekerja, Senin (17/6/2024) pagi tadi.
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com–Tiga orang karyawan Laundry Kita yang berlokasi di Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Subagan, Kecamatan/Kabupaten Karangasem, mengalami luka bakar setelah tabung gas (alat untuk penguapan) yang berada pada usaha laundry tersebut  meledak, Senin (17/6/2024) pagi. 

Ketiga karyawan usaha Laundry Kita yang terbakar, yakni Ni Wayan Artini Yasih (23), I Gusti Ayu Muliani (32), dan Ni Putu Rasih (29).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem, I Made Agus Budiyasa, mengatakan, selain membakar tiga karyawan, ledakan tabung uap (gas)   tersebut juga menghanguskan usaha laundry  milik Haji Mujitahid (50).

“Ketiganya mengalami luka bakar sekitar 5 persen. Selain korban Artiniyasih  juga mengalami luka ringan pada lutut kanan, Ni Putu Rasih mengalami patah kaki kiri  dan I Gusti Ayu Dewi  mengalami luka robek pada kedua kakinya,” jelas Agus Budiyasa, seraya menambahkan bahwa ketiga korban  sudah mendapatkan perawatan  tim medis Rumah Sakit BaliMed.

Ledakan tabung uap Laundry Kita hingga memicu kebakaran hebat, juga mendapatkan perhatian serius dari Kapolres Karangasem AKBP I Nengah Sadiartha.  Bahkan perwira asal Rendang ini langsung memimpin  olah TKP dan melanjutkan pengecekan ke RS Bali Med untuk memastikan keadaan korban.

“Musibah ini berawal ketiga korban sedang berada di area laundry. Mereka hendak mengeluarkan uap dari tabung uap setrika, tiba-tiba terjadi ledakan yang diduga berasal dari tabung uap tersebut,” terang Kapolres. 

Pihaknya menduga,  ledakan disebabkan kontrol ampere pada tabung uap setrika tidak berfungsi dengan normal. “Kasus ledakan ini masih kami kembangkan. Saat ini Satuan Reskrim sedang melakukan pendalaman terhadap penyebab pasti ledakan itu terjadi. Kerugian dari musibah ini  belum  bisa diketahui secara pasti karena belum dihitung,” pungkas Kapolres. (tio/bfn)