TMS, Tiga Mantan Panwascam Selat Dicoret

tms-tiga-mantan-panwascam-selat-dicoret
Ketua Bawaslu Karangasem, I Nengah Putu Suardika
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com–Tiga mantan pengawas pemilu Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, dicoret (tidak lolos) dalam perekrutan Panwascam  untuk Pilkada, 27 November  2024, karena tidak memenuhi syarat (TMS)

Tiga mantan Panwascam Selat , yakni, I Ketut Beny Antara (mantan Ketua Panwascam Selat), dan dua anggotanya I  Gede Joniarta dan I Wayan Putra. Ketiganya bertugas  sebagai pengawas kecamatan pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu.

Informasi yang dihimpun, Jumat (3/5/2024), menyebutkan, ketiganya dicoret dengan berbagai alasan. Satu diantaranya sudah sering kali mendapat teguran karena tidak mampu menjalankan fungsinya sebagai pengawas yang independen. 

Ketiganya dicoret karena  dinyatakan tidak memenuhi syarat usai mengikuti tahapan evaluasi dan seleksi untuk perekrutan Panwascam Pilkada yang dilaksanakan baru – baru ini. 

Mantan Ketua Panwascam Selat, I Ketut Beny Antara, mengatakan,  terkait rekrutmen tersebut,  dia sudah mengikuti proses tes melalui google form, serta melengkapi portofolio dan tahap wawancara

“Saya sudah jawab semua, kalau misal  saya ada kesalahan semestinya dibina dulu sehingga bisa dijadikan introspeksi diri,” kata Beni Antara dikonfirmasi melalui sambungan telepon malam tadi. 

Terpisah, Ketua Bawaslu Karangasem, I Nengah Putu Suardika,  membenarkan mantan Panwascam Selat itu   tidak lolos, sesuai hasil dari penilaian pimpinan diatas (Bawaslu Bali). “Total ada lima orang mantan Panwascam yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), satu diantaranya di Kecamatan Abang  tidak lolos karena tidak mendaftar kembali  dengan alasan sudah memiliki pekerjaan lain, sedangkan satu di Kecamatan Sidemen dan tiga di Kecamatan Selat dinyatakan TMS karena nilainya dibawah passing grade,” ungkap Suardika.

Suardika mengatakan, dengan tidak lolosnya empat Panwaslu ini, maka  yang lolos dalam rekrutmen kali ini hanya  19 orang dan semuanya dinyatakan memenuhi syarat (MS)”Jadi, untuk memenuhi kuota 24 orang,  kami akan mencari lima orang lagi melalui pendaftaran baru. Pelamar baru ini akan mengikuti tes sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan,” pungkasnya. (tio/bfn)