Turun ke Jalan, Hanoman Bagikan Masker ke Pemotor

Polres Karangasem terus mengedukasi masyarakat  dalam mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan edukasi dilakukan melalui pendekatan dengan menampilkan tokoh Hanoman.

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Ubah laku untuk membiasakan tatanan hidup baru, terus digencarkan jajaran Polres Karangasem, Bali. Para pengguna jalan (pemotor) yang diketahui tidak menggunakan masker atau bawa masker tapi tidak digunakan dengan benar, langsung  mendapat pembinaan  dari Tim Ops Yustisi  Disiplin Penggunaan masker yang gencar dilaksanakan TNI/Polri dan Sat Pol PP Pemkab Karangasem.

Bahkan dalam kegiatan itu,  Polres Karangasem sengaja menampilkan sosok Hanoma.  Tujuannya selain  sebagai hiburan  dan pendekatan edukasi melalui budaya, juga untuk menyadarkan para pengguna jalan untuk  selalu taat menggunakan protokol kesehatan .

Dalam Yustisi tersebut, petugas menemukan Sebanyak 12 pelanggar. Saat itu juga pelanggar langsung ditindak dengan teguran tertulis dan seorang pelanggar lagi ditindak dengan denda sesuai Perbup Karangasem Nomor 42 Tahun 2020 tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Selain membagikan masker, Hanoman juga turut mendampingi petugas dalam memberikan tindakan pushup bagi masyarakat yang belum menggunakan masker. “Kegiatan ini  bagian dari kampanye “Ayo Pakai Masker” yang digelar Polres Karangasem dalam rangka memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protocol Kesehatan salah satunya penggunaan masker dalam mencegah penularan wabah Covid-19,” kata Kapolres Karangasem AKBP I Nyoman Suartini SIK, MM.Tr, dikonfirmasi Kamis (12/11/20).

Dengan mengikutsertakan tokoh Hanoman, kata Kapolres, diharapkan mampu melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat terkait edukasi penggunaan masker yang benar, aman dan nyaman.  “Mudah-mudahan  edukasi melalui pendekatan budaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat menggunakan masker, sehingga penyebaran Covid-19 dapat dicegah,” jelas Kapolres.

Menurutnya, selain menggunakan masker perilaku sering cuci tangan  pakai sabun pada air mengalir, menjaga jarak  juga wajib diterapkan dalam era adaptasi kebiasaan baru selama vaksin yang tepat belum diaplikasikan kepada masyarakat. “Perjuangan kita belum berakhir, wabah Covid-19 masing menghantui, jangan lengah dan terlena, karena sudah mulai bosan jadi lupa protocol kesehatan,” tukas Kapolres. (ger/tio/bfn)

Exit mobile version