Unggul 34 Ribu Suara, DANA-DIPA Sambut Kemenangan Tanpa Pesta

banner 120x600


KARANGASEM, Balifactualnews.com—KPU Karangasem menetapkan kemenangan  calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (DANA-DIPA) dalam  rapat pleno  yang digelar di Hotel Puri Bagus, Candidasa,  Rabu (16/12/20) dengan keunggulan 34 ribu suara.

Kemenangan telak yang ditorehkan DANA-DIPA dalam Pilkada Karangasem 9 Desember 2020 lalu, nyaris tanpa pesta. Hal itu dilakukan selain  menjaga pelaksanaan Pilkada damai dan lancar, juga untuk mencegah munculnya klaster  baru terhadap penyerabaran Covid-19 di Karangasem.

Dalam rapat pleno hasil Pilkada   yang mendapat pengawalan dari petugas keamanan,  KPU Karangasem menetapkan  kemenangan  DANA-DIPA  dengan suara sebesar 148.059 (56,6%), unggul lagi 34 ribu suara dari kompetitornya paket MASSKER ( I Gusti Ayu Mas Sumatri dan I Made Sekerana)  yang  mampu membukukan suara sebesar 113.537 (43,4%).



Ketua KPU Karangasem Ngurah Maharjana, mengatakan,  Pilkada tahun ini masyarakat yang menggunakan hak pilih sebanyak 269.501 orang  “Dari sisi partisipasi  masyarakat datang ke TPS untuk menyalurkan  hak pilih melampaui target dari apa yang kita inginkan. Awalnya kita targetkan partisipasi  masyarakat 70 persen, tapi naik menjadi 71 persen,” ucap Maharjana.

Sementara itu, pihak DANA-DIPA, menyampaikan ucap syukur atas kemenangan yang ditorehkan dalam suksesi kepemimpinan di Gumi Tanah Aron itu.  “Ini bukan kemenangan pribadi saya dan tim, tapi hasil yang kami dapatkan ini merupakan kemenangan masyarakat dalam mewujudkan perubahan pembangunan  yang lebih baik di Karangasem,” ucap calon Bupati Karangasem I Gede Dana.

Terkait kemenangan yang ditorehkan , Gede Dana tetap menghimbau para simpatisan, relawan dan para pendukungnya untuk tidak  menyambutnya dengan pesta yang berlebihan. Imbauan itu disampaikan, mengingat pandemi Covid-19 masih belum mereda.

“Hindari dulu membuat pesta, mari kita dukung program pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19 ini. Kemanangan yang diraih masyarakat tanpa harus melakukan pesta, secara tidak  langsung sudah mendukung program pemerintah dalam membendung munculnya klaster baru penyebaran  virus Corona di Karangasem,” pungkas Gede Dana. (ger/tio/bfn)