Usai Kuningan, Pasar Amlapura Barat Direvitalisasi

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Revitalisasi Pasar Amlapura Barat, yang berlokasi di barat terminal Amlapura, mulai digarap usai Hari Raya Kuningan Mendatang. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Perdagangan Karangasem, I Gede Loka Santika, Senin (29/7/19).

Dikatakan, perbaikan dilakukan karena pasar tersebut sudah mengalami kerusakkan yang sangat parah. Sesuai Detail Engineering Design (DED) pasar di terminal itu akan dibangun berlantai dua semi modern.

“Dari proses tender dan sosialisasi semuanya sudah kelar, paling lambat 5 Agustus sudah mulai pengerjaan ,” ucap Loka Santika.

Loka Santika menegaskan, ratusan pedagang yang ada di pasar Terminal Barat Amlapura, tidak keberatan dengan proyek revitalisasi pasar yang dianggarkan dari APBD 2019 sebesar Rp 16,8 milir tersebut.



“Anggran Sebesar itu bukan untuk pengerjaan fisik saja, tapi sudah termasuk biaya pengawasan sebesar Rp 341 juta,” jelasnya.

Sesuai kalender kerja yang ditentukan, proyek yang dimenangkan oleh rekanan dari Denpasar itu digarap selama 6 bulan. Loka Santika mengaku optimis proyek itu akan kelar tepat waktu. Pasalnya rekanan sudah memenuhi semua peryaratan yang ada.

“Kecuali ada bencana, saya yakin proyek pasar ini akan selelsai sesuai rencana dan tepat waktu,” ucapnya optimis.
Sebelumnya Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri meyakini rivitalisasi Pasar Amlapura Barat akan mampu melecut pundi-pundi pendapatan Karangasem.

“Saat ini pendapatan kita dari pasar baru sebesar Rp 3.5 miliar. Mudah-mudahan setelah pasar Amlapura Barat selesai dubangun pendapatan di sektor ini akan bisa lebih meningkat,” ucap Mas Sumatri saat melakukan sidak pasar beberapa waktu lalu.

Sementara itu, revitalisasi pasar Amlapura Barat mendapat apresiasi dan disambut antusias dari para pedagang. “Begitu proyek ini mulai dikerjakan kami siap untuk pindah sementara,” ucap Komang Acok, pedagang peralatan rumah tangga di pasar tersebut.

Pantauan di lapangan, kondisi pasar Amlapura Barat rusak parah. Kayu penopang bangunan terlihat keropos. Atap yang terbuat dari seng berlubang beberapa titik. Beberapa pedagang Pasar Amlapura Barat terus mengeluh, dan menunggu perbaikan pasar yang sudah rusak sejak tahun 2000 itu.

Akibat pasar itu rusak, pedagang yang awalnya berjumlah 250, kini masih aktif hanya 150 orang. Sedangkan sisanya istirahat lantaran kondisi Pasar tidak layak. (tio)

Exit mobile version