Venue Petanque Dimatangkan Jelang Pra-PON

venue-petanque-dimatangkan-jelang-pra-pon
Ket Foto: Cabor petanque pra-PON dilangsungkan di Tabanan Juli tahun 2023. ena/bfn

TABANAN, Balifactualnews.com – Setelah dipastikan menjadi host atau tuan rumah pra-PON tahun 2023 cabang olahraga (cabor) petanque, baik KONI Tabanan, Pengprov FOPI maupun Pengkab FOPI Tabanan terus mematangkan venue pertandingan sebagai bentuk persiapan maksimal. Venue Lapangan Petanque Debes Tabanan terus dimaksimalkan guna memberikan kenyamanan bagi para atlet dari 29 provinsi yang akan bersaing merebut tiket menuju PON XXI/2025 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Diakui Wakil Ketua II KONI Kabupaten Tabanan, Mulyadi Joyo Astowo, sejauh ini Tabanan sudah siap menjadi tuan rumah. Tak hanya dari persiapan venue saja melainkan juga atlet petanque Bali juga dipastikan siap tempur demi merebut tiket PON sebanyak-banyaknya dari 13 nomor yang dipertandingkan.

“Kami di Tabanan sifatnya memfasilitasi venuenya sehingga kami juga turut menata semuanya dengan baik. Kami juga turut memantau para atlet juga telah berlatih dengan rutin dan bagus, karena kesempatan ini susah dicari dalam kondisi dan situasi sekarang ini. Artinya jika pra-PON digelar diluar Bali akan susah lantaran membutuhkan biayanya besar bagi tim petanue pra-PON Bali,” kata Joyo Astowo di Tabanan, Kamis (18/5/2023).

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Administrasi Pra PON Petanque IGA Ary Wirawan Wetan menambahkan, sebagai host atau tuan rumah Tabanan siap memberikan suguhan terbaik bagi para kontingen. Selain bertanding, pihak panitia juga telah menyiapkan souvenir maupun paket wisata rafting yang bisa dinikmati para peserta.

“Kami juga menyiapkan fasilitas untuk ikut rafting. Tetapi jumlahnya terbatas mungkin 100-150 atlet dari total 500 atlet yang diperkirakan ikut. Terkait pra-PON sendiri akan dilangsungkan Juli 2023. Persaingan sengit akan mewarnai kompetisi perebutan tiket PON tersebut. Dari 13 nomor yang dipertandingkan dipilih enam terbaik dari masing-masing nomor,” tutup Ary Wirawan Wetan. (ena/bfn)

 

Exit mobile version