Utama  

3 Tertangkap dan 2 WNA Masih Buron, Polisi Bali Kejar Perampas Senjata Brimob

________________________________________________________________________________

DENPASAR – Kaporesta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan secara tegas akan memburu dua WNA yang saat ini masih dalam penyelidikan terkait kasus penemuan senjata api jenis SS1 milik anggota brimob yang sebelumnya sempat dirampas saat berjaga di TKP Ayana Resor And Spa Jalan Karang Mas Jimbaran, Kutsel, Bali, 8 Agustus 2017.

“Dua pelaku yang buron ini diduga warga negara asing asal Rusia. Sebelumnya ada tiga tersangka yang kami tangkap dan satu orang sudah kami lakukan tindakan tegas dengan melakukan tembak ditempat. Semua pelakunya warga negara asing asal Rusia,” ujar Ruddi di Polresta Denpasar, Selasa (25/6/19).


Baca : Hasil Uji Labfor Senpi SS1 Hilang Dirampok WNA, Identik milik Anggota Brimob


Para pelaku yang melakukan perampasan senjata anggota brimob ini, sempat digunakan untuk melakukan aksi perampasan diuang Rp900 juta dan valas asing 5.600 dolar Amerika di Money Changer BMC PT. Bali Maspin Tjinra, Jalan Pratama Nomor 36, Tanjung Benoa, Kabupaten Badung, beberapa waktu lalu.

Para pelaku juga diduga melakukan perampokan di TKP Jalan Nakula yang terekam CCTV. Dari hasil olah TKP Nakula bahwa barang bukti yang ditemukan jas dan helm yang digunakan sesuai baik itu linggis juga sesuai.


“Kalau kita lihat warga asing ini memang berencana ingin merampok, karena beberapa TKP setelah diselidiki juga pelaku yang sama,” katanya.

Pihaknya menduga kendaraan ini ditaruh begitu saja dan pelaku melarikan diri. “Di dalam mobil kami menemukan gas air mata kecil untuk menyemprot mata korbannya saat beraksi,” katanya. (rus/tio)