DENPASAR, Balifactualnews.com – Antusias tinggi peserta tampak di Kejuaraan Bulutangkis bertajuk Anugerah LMATS Open 2023 yang dilangsungkan di GOR Bulutangkis Anugerah Denpasar, 28 Agustus 2023 sampai 2 September 2023. Pebulutangkis yang ambil bagian berjumlah total 540 orang baik putra maupun putri, yang berasal dari dalam maupun luar Bali dan sangat antusias untuk diikuti.
Menurut penggelar kejuaraan I Kadek Agus Ardika yang juga Direktur LMATS Consulting, jumlah peserta tersebut bersal dari 60 klub dari dalam maupun luar Bali, serta mempertandingkan kategori pra usia dini, usia dini, anak-anak, pemula, remaja taruna dan dewasa. Hanya saja untuk di kategori usia di taruna putri minim peserta sehingga banyak diisi pebulutangkis yang dari remaja putri naik ke taruna putri.
“Kejuaraan ini sudah yang kelima kalinya dan sudah empat kali sifatnya open atau terbuka bagi peserta dari luar Bali. Ini ada yang banyak kalau luar Bali itu dari Pulau Jawa. Jadi kualitas even ini terus meningkat termasuk dari sisi gengsinya. Rencananya untuk tahun berikutnya akan kami buat lebih terbuka lagi dan semakin banyak klub-klub besar dan tangguh utamanya dari luar Jawa bisa ambil bagian,” kataAgus Ardika yang juga Ketua PB Anugerah Denpasar, usai pembukaan even yang dibuka Ketua Umum Pengprov PBSI Bali, Wayan Winurjaya di GOR Bulutangkis Anugerah Denpasar, Senin (28/8/2023).
Dijelaskannya, kejuaraan ini juga digelar sampai lima kali ini tujuannya juga untuk pembinaan para pebulutangkis yang ada di klub-klub dan berada di Bali. Sekaligus sebagai tempat ajang mengukur kualitas para pebulutangkis Bali, sehingga akan terus berlatih dan mendongkrak kemampuannya.
“Sekaligus ikut membantu mejalankan program regenerasi, kaderisasi dan pembinaan yang terus didengungkan PBSI Bali. Kami harap kejuaraan ini juga bisa memunculkan para pebulutangkis muda berprestasi yang ada di Bali. Setidaknya kami juga peduli untuk mencuatkan pebulutangkis muda dengan potensi dan talenta bagus,” terang Agus Ardika.
Sementara itu, Ketua Umum PBSI Bali, Wayan Winurjaya berharap agar even ini dijadikan tolok ukur kemampuan pebulutangkis peserta setelah selama ini berlatih secara serius di klubnya masing-masing. “Manfaatkan kejuaraan ini sebaik-baiknya karena untuk menjadi pebulutangkis andalan Bali salah satunya juga harus memiliki jam terbang bertanding cukup padat,” demikian Wayan Winurjaya. (ena/bfn)













