Nyalon DPRD Provinsi Bali, Achmad Fauzi tak Mau Sesumbar

Soal Hasil Berserah pada Sang Khalik

nyalon-dprd-provinsi-bali-achmad-fauzi-tak-mau-sesumbar
Achmad Fauzi Sandhi, Caleg DPRD Provinsi Bali Dapil Karangasem

KARANGASEM, Bali Factual News-Berbagai manuver dilakukan para calon legislatif dalam meraup suara  masyarakat pada kontestasi politik pileg 14 Februari 2024. Tapi tidak bagi Achmad Fauzi Sandhi. Caleg DPRD Provinsi Dapil Karangasem dari Partai Keadilan Sejahtera ini tidak mau sesumbar dan memilih berserah pada Sang Khalik . 

“Keberhasilan seorang Caleg bukan semata-mata karena finansial,  koneksi atau rekomendasi, melainkan berasal dari kesungguhan dalam sosialisasi, kehadiran di tengah masyarakat dan yang paling utama adalah keyakinan yang kuat pada Tuhan serta karma,” ungkap politisi nyentrik asal Banjar Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Sabtu (27/1/2024). 

Menurutnya, rajin bersosialisasi menjadi kunci utama dalam perjalanan politiknya. Melalui interaksi langsung dengan konstituen dia lebih bisa memahami kebutuhan dan harapan mereka. Berdiskusi, mendengarkan, dan memberikan solusi nyata menjadi langkah awal yang menggambarkan  dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bagi saya jabat tangan bukan sekadar simbol formalitas, melainkan ekspresi tulus dalam membangun hubungan personal. Dengan bertemu langsung, Caleg dapat menjalin koneksi emosional dengan konstituen, menciptakan kepercayaan, dan menggugah rasa saling peduli. Kesediaan untuk merangkul masyarakat dengan tangan terbuka menunjukkan integritas dan komitmen dalam menjalankan amanah politik, ” tegasnya. 

Namun demikian, ia juga menyadari dalam menjalani langkah politikanya, Fauzi  menyadari akan dirinya sebagai  manusia  biasa yang tentu memiliki keterbatasan manusiawi.  Menurutnya perpaduan antara kerja keras dan ketakwaan menjadi pijakan paling penting serta berserah kepada kehendak Tuhan dan tanah Bali. 

“Saya sudah melangkah dengan semampunya. Berhasil dan tidaknya mencapai  tujuan itu  Tuhanlah penentunya,” jelasnya. 

Dengan memasukkan dimensi kepercayaan dalam perjalanan politik, seorang Caleg menunjukkan ketaatan pada prinsip-prinsip moral dan etika yang lebih tinggi,” jelasnya.

Fauzi menegaskan, perjalanan politik seorang Caleg tidak hanya untuk meraih kekuasaan, tetapi perjalanan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan rahmat dan antar manusia. “Intinya prinsip jalan politik saya adalah bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya. (tio/bfn)