DENPASAR, Balifactualnews.com – Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menekankan pentingnya kualitas informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan Porprov Bali XVI tahun 2025.
Menurutnya, kelancaran teknis maupun seremonial sangat bergantung pada arus informasi yang jelas dan tepat waktu. Nurbawa menyoroti,masih ada kendala dalam penyampaian informasi, terutama terkait koordinasi antar-pihak. Ia mencontohkan informasi yang seringkali datang terlambat atau hanya dibagikan di media sosial setelah kegiatan selesai.
“Sudah jamannya akurasi infomasi dan komunikasi sangat penting jelang Porprov Bali,” kata Nurbawa saat dihubungi Kamis (28/8/2025).
Selain itu, Nurbawa meminta adanya kejelasan informasi terkait fasilitas kesehatan dan rumah sakit rujukan bagi atlet selama Porprov berlangsung. Ia menilai, kenyamanan atlet akan lebih terjamin bila KONI sebagai induk organisasi memberikan informasi yang lengkap. Terkait penyelenggaraan, Tabanan akan menjadi tuan rumah untuk enam cabang olahraga.
Namun, Nurbawa mengungkapkan masih ada rasa khawatir dari sejumlah panitia. Ia menegaskan agar KONI Tabanan bisa lebih cepat menyuplai informasi teknis, khususnya kepada aparat terkait seperti Dinas Perhubungan untuk cabang balap sepeda.
“Pihak pihak itu juga perlu dipersiapan dengan matang,”imbuhnya.
Nurbawa juga menyoroti perbedaan antara informasi dan komunikasi. Menurutnya, informasi baru bisa disebut komunikasi bila mampu mengubah perilaku dan langkah nyata para pihak terkait. Sebagai catatan akhir, Nurbawa menyebut sekitar 63 persen atlet Tabanan siap membiayai diri sendiri demi bisa tampil di Porprov. Hal ini, katanya, menjadi bukti semangat pengabdian atlet Tabanan untuk berjuang membawa prestasi terbaik, meski dengan keterbatasan. (ena/bfn)
Ket Foto : Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa
Foto : bfn /ist













