Usai Resmikan Jalan Produksi, Bupati Karangasem Sidak Puskesmas Selat, Pelayanan Terhadap Pasien Jadi Sorotan

usai-resmikan-jalan-produksi-bupati-karangasem-sidak-puskesmas-selat-pelayanan-terhadap-pasien-jadi-sorotan
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, yang melakukan inspeksi langsung ke Puskesmas Selat, Selasa(16/12)

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Puskesmas Selat mendadak terasa tidak biasa. Ketegangan terlihat di lingkungan fasilitas kesehatan tersebut, bukan karena lonjakan pasien atau keadaan darurat, melainkan akibat kedatangan mendadak Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, yang melakukan inspeksi langsung, pada Selasa (16/12/2025) pagi.

Kunjungan tersebut sejatinya tidak termasuk dalam agenda awal. Sebelumnya, Bupati Karangasem meresmikan proyek peningkatan jalan produksi di kawasan Subak Selat, Kecamatan Selat, Karangasem, sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer. Usai kegiatan peresmian, Bupati yang akrab disapa Gus Par langsung melanjutkan perjalanan ke Puskesmas Selat untuk memantau secara langsung kualitas layanan kesehatan.

Setibanya di lokasi, Bupati berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari area parkir hingga ruang pendaftaran poliklinik. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan tenaga medis serta pegawai puskesmas agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus mengedepankan aspek keselamatan pasien.

Bupati menilai bahwa prosedur administrasi tidak boleh menjadi penghambat dalam penanganan pasien. Ia meminta agar masyarakat yang membutuhkan layanan medis segera ditangani tanpa menunggu kelengkapan berkas.

“Keselamatan dan penanganan pasien harus menjadi prioritas. Administrasi bisa diselesaikan setelah pasien mendapat perawatan yang diperlukan,” tegasnya.

Selain fokus pada pelayanan kesehatan, Bupati Karangasem juga menyoroti persoalan infrastruktur di lingkungan Puskesmas Selat, khususnya area parkir di bagian bawah gedung. Ia menemukan bahwa lokasi tersebut sering terendam air saat hujan deras, sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung.

Menurutnya, genangan terjadi karena posisi parkir yang lebih rendah dibandingkan jalan utama serta tidak adanya saluran pembuangan air. Untuk mengatasi masalah tersebut, Bupati menyarankan agar akses masuk ke parkir bawah dipindahkan guna mencegah air hujan mengalir masuk.

“Kalau hujan deras, air pasti masuk dan menggenangi parkir. Posisi yang lebih rendah dan tidak adanya saluran pembuangan menjadi penyebabnya, sehingga pintu masuk sebaiknya digeser,” jelasnya. (ger/bfn)