Korban Ni Wayan Gumbreg saat dievakuasi warga dari longsoran tembing Tukad Geliang, Desa Pempatan, Rendang.
KARANGASEM, Balifactualnews.com Dua orang buruh galian pasir di Wilayah Tukad Gliang, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang Karangasem, tewas akibat tertimpa longsorang tebing setinggi 30 meter, Selasa (17/9/19) pagi tadi.
Kedua korban meninggal dunia itu bernama, Ni Wayan Gumbreg (30), seorang wanita asal Br Dinas Kunyit, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, dan I Nengah Dadi (40) seorang pria asal Banjar keladian, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang.
Baca :
- Hormati Gede Dana, Purwa- Darmini Urungkan Niat Maju Pilkada Karangasem 2020
- Penjaringan Calon Bupati, PDIP Karangasem Mengarah ke Calon Tunggal
- Ini Dia Komposisi Alat Kelengkapan Dewan Karangasem
- Sapu Besih AKD, Koalisi Gotong Royong DPRD Karangasem Secepatnya Bahas KUPA 2019
Dua buruh pasir beda desa itu dilaporkan tewas ditempat, saat bersama-sama melakukan aktivitas menjadi buruh pasir di lokasi tebing tersebut. Sedangkan satu sopir truk mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit.
“Kejadiannya pagi tadi sekitar pukul 11.00 Wita. Kedua korban bersama truk tertimbun. Dua pekerja meninggal akibat tertimbun material longsoran. Sedangkan sopir truk selamat dari maut karena sempat melarikan diri. Sopir I Wayan Latra hanya mengalmi luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” kata salah seorang warga bernama Sami. Kapolsek Rendang AKP I Made Sudartawan, membenarkan kejadian itu.













