BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN-KIS Kepada Koperasi Se-Bali


DENPASAR, Balifactualnews.com Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesejahatan Cabang Denpasar, memberikab sosialisasi terpadu program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada ratusan koperasi yang ada di Pulau Dewata yang berlangsung di PLUT KUMKM, Jalan Raya Sesetan, Denpasar, Selasa (19/11/19).

“Pemerintah sangat konsen atas hal ini dan kami berharap seluruh koperasi mengikuti regulasi yang ada. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut agar seluruh masyarakat tercover BPJS Kesehatan. Untuk di Bali sudah mencapai 95 persen penduduk yang telah tercover,” kata Deputi Direksi di Wilayah Bali NTT dan NTB, dr I Made Puja Yasa, AAK, di Denpasar, Selasa (19/11/19).



Untuk di Bali sendiri, pihaknya mencatat ada koperasi yang belum mendaftarkan karyawannya menjadi peserta JKN-KIS sekitar dari 3.058 koperasi yang ada, namun yang teregistrasi karyawannya sekitar 634 koperasi. Untuk itu, kegiatan ini dilakukan agar koperasi yang belum mendaftarkan pegawainya agar segera mendaftarkan karyawannya menjadi peserta JKN-KIS.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Koperasi UKM Bali, Dra. Nyoman Widarti M.Si yang mewakili Kadis Koperasi UMKM menambahkan, pentingnya sosialisasi kepesertaan JKN-KIS untuk koperasi ini karena sampai saat ini tercatat baru 64 persen koperasi yang mendaftarkan karyawannya menjadi peserta jaminan kesehatan tersebut.

“Hal ini dikarenakan karena kurang sosialisasi, sehingga Pemprov Bali ingin menjelaskan pentingnya menjadi peserta. Ke depan kami evaluasi ini,” ucapnya. Dengan adanya upaya ini, dapat menambah wawasan bagi Manajer Koperasi dan Dekopinwil Koperasi agar meneruskan isi sosialisasi ini hingga ke kabupaten/kota.



“Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini membuka wawasan pimpinan koperasi, sehingga mengukutsertakan pengurusnya menjadi peserta JKN-KIS,” katanya. Harapannya dengan sosialisasi ini, bisa diteruskan ditingkat kabupaten/kota dan peserta yang hadir dari perwakilan dinas koperasi maupun manajer koperasi yang ada di 9 kabupaten/kota di Bali. (rus/ger)