Begini Langkah Prajuru Desa Adat Dukuh Penaban Selamatkan Warga dari Virus Corona

LANSIA-Pemeriksaan Kesehatan Gratis Lansia Desa Adat Dukuh Penaban ditengah pandemi Covid-19

KARANGASEM Balifactualnews.com – Inovasi prajuru Desa Adat Dukuh Penaban, Kelurahan/Kabupaten Karangasem dalam menyelamatkan warganya dari paparan pandemi Covid-19 tidak pernah berhenti. Setelah membagikan 5,73 ton beras,  prajuru desa adat setempat langsung  melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warganya, Jumat (3/4/20). Bendesa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Suarya, mengatakan, apa yang dilakukan itu  sebagai upaya untuk memberikan semangat dan motivasi kepada warga, terutama warga lansia yang mulai was-was  terhadap penyebaran Virus Covid -19.

“Selain memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, kami juga terus melakukan sosialisasi langkah-langkah pencegahan menghadapi virus mematikan ini. Sosialisasi melibatkan Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 yang ada di desa sejak dua hari lalu,”ucap Suarya yang didampingi Ketua  Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Adat Dukuh Penaban I Nengah Sudana Wiryawan.

Menurutnya dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, diharapkan warga lebih yakin akan kesehatannya dan dapat merasakan ketenangan di dalam situasi saat ini. Sekadar diketahui, untuk pemeriksaan kesehatan gratis, prajuru Desa Adat Dukuh Penaban melibatkan tim medis yang diketuai dr I Gede Eddy Pramana dkk.  Sebanyak 73 lansia  yang ada disana diperiksa secara bergantian, dari diagnosa yang dilakukan sebagian besar lansia mengalami kondisi tekanan darah tinggi, dan penglihatan yang disebabkan faktor umur.

“Hasil pemeriksaan yang kita lakukan tidak ditemukan  gejala yang mengarah kepada infeksi Covid-19,” terang dr I Gede Eddy Pramana.

CEGAH DINI-Sosialisasi Pencegahan Virus Corona yang dilakukan Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Adat Dukuh Penaban

Suarya menambahkan, langkah preventif  itu dilakukan, agar  warganya bisa lebih tenang dan sebagai upaya deteksi dini terhadap kesehatan semua warga, terutama bisa saling meyakinkan dan pikiran tidak dikacaukan oleh virus corona.

“Intinya kami berusaha selalu hadir  di tengah kesulitan  ini. Terpenting kita bersatu melawan corona dan saling memotivasi,”  jelasnya.

I Komang Remi, salah seorang warga Desa Adat Dukuh Penaban, mengaku sangat berterimakasih atas perhatian dari Desa Adat kepada warganya yang memberikan pelayanan kesehatan  gratis sehingga dia tidak mesti ke puskesmas memeriksakan diri terlebih adanya himbauan agar tidak keluar rumah.

“Saya sangat berterimakasih, Desa Adat selalu hadir di tengah kesulitan dan keresahan yang kami alami,” tandas Remi. (tio/son/bfn)