
KARANGASEM Balifactualnews.com — Kasus positif Covid-19 di Karangasem terus bertambah. Bahkan dari awal kasus yang muncul sampai saat ini sudah menyebar di empat kecamatan. Selain Kecamatan Bebandem yang menjadi kasus positif pertama, warga yang terpapar Virus Corona juga terjadi di Kecamatan Karangasem, Abang dan terakhir di Kecamatan Kubu.
Koordinator Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, dr I Gusti Bagus Putra Pertama mengatakan, sampai Sabtu(2/5/20), Kabupaten Karangasem memiliki 15 kasus positif Covid-19.
Dijelaskan, jumlah kasus sebanyak itu tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bebandem terjadi 5 kasus positif. Dua diantaranya sudah sembuh dan masih satu keluarga dengan PMI yang menjadi kasus pertama di Karangasem. 1 kasus lagi adalah PMI asal Banjar Dinas Tengah Desa, Desa Bebandem. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di Denpasar.
Di Kecamatan Karangasem, kasus pertama terjadi di Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta. Kasus positif pertama yang menimpa wanita paruh baya (63) ini, membuat 181 warga di lingkungan tersebut menjalani isolasi mandiri dan berimbas pada penutupan akses warga di lingkungan tersebut. Itu terjadi karena 5 orang warga disana kembali dinyatakan positif (salah satunya adalah balita usia 5 tahun), setelah pasien pertama yang ada disana dinyatakan sembuh.
Satu lagi kasus positif di Kecamatan Karangasem adalah PMI asal Banjar Celuk, Desa Bugbug. Sempat beberapa hari di rawat di Denpasar, hasil Swab PMI ini dinyatakan negatif. Setelah dinyatakan sembuh, yang bersangkutan langsung menjalani karantina 14 hari di hotel bersama PMI lainnya.
Sedangkan di Kecamatan Abang, kasus positif pertama juga datang dari PMI asal Banjar Lebah, Desa Datah. Sempat dinyatakan positif Covid-19, namun setelah dirawat di Denpasar dan dilakukan test Swab hasilnya negatif. PMI ini juga sudah dipulangkan dan menjalani karantina selama 14 hari di hotel bersama PMI lainnya.
Tapi kasus yang paling menyentak publik Karangasem adalah, kasus positif Covid-19 yang terjadi Kecamatan Kubu. Pasien positif itu bayi yang masih berusia 4 tahun 6 bulan (4,5 tahun). Dia adalah anak PMI asal Banjar Dinas Kubu Kauh, Desa Kubu.
“Kasus positif di Kubu merupakan hasil tracking dari kasus pertama yang terjadi di Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta. Pasien sudah kita rujuk ke rumah sakit rujukan di Denpasar,” ucap dokter I Gusti Bagus Putra Pertama.
Dari kasus positif di Kubu itu, lanjut dokter yang menjadi Kepala Dinas Kesehatan Karangasem ini, menyatakan, pihaknya sudah melakukan tracking sekaligus rapid test terhadap 13 warga yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien yang masih berusia belia itu.
“Ya kita sudah melakukan rapid test, dari 13 orang yang kita rapid, 1 diantaranya reaktif positif Covid-19,” jelas dokter I Gusti Bagus Putra Pertama.
Sementara itu rapid tes I untuk 51 orang kontak erat kasus Bebandem dan Padangkerta, ditemukan 2 orang reaktif. Rencananya . Minggu (3/5/20) akan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan terhadap 2 orang.
“Untuk pengembangan kasus Desa Bebandem (PMI), kita sudah melakukan tracking terhadap dua orang yang melakukan kontak erat. Hasil rapid masih negatif, tapi kita akan lakukan rapid lagi dalam beberapa hari kedepan,” pungkas dokter I Gusti Bagus Putra Pertama. (tio/son/bfn)













