Utama  

3 Orang Lagi,  Tambahan Kasus Positif Corona di Lingkungan Padangkerta Kaler

 


KARANGASEM Balifactualnews.com —Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karangasem terus bertambah. Kali ini tambahan kasus terjadi di  Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan/Kabupaten Karangasem.

Dalam siaran pers yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem, menyebutkan,  penambahan kasus yang ada  cukup signifikan, yakni  3 orang dari jumlah kasus sebelumnya.

“Ada 3 kasus positif  transmisi lokal baru di Karangasem, semuanya berasal dari Lingkungan Padangkerta Kaler. Dengan penambahan ini beranti  di Kecamatan  Karangasem sampai saat ini sudah ada 10 kasus positif dan dua diantaranya sudah sembuh,” kata Koordinator Kesehatan Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karangasem, dokter I Gusti Bagus Putra Pertama, Minggu (3/5/20).


Baca : 10 Orang Warga Lingkungan Jasri Jalani Isolasi Mandiri


Dari 8 kasus positif yang ada di Lingkungan Padangkerta Kaler,  kata dokter I Gusti Bagus Putra Pertama, semuanya merupakan transmisi lokal. “Kasus positif pertama juga transmisi lokal, karena sebelumnya sempat terjadi kontak dengan PMI asal Banjar Dinas Kauh, Desa/Kecamatan Kubu,” terang dokter yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Karangasem  itu.

Dijelaskan dengan adanya tambahan  3 orang kasus positif, jumlah kumulatif pasien positif  Covid-19 di Karangasem saat ini berjumlah 18 orang.  Dari jumlah tersebut, enam diantaranya sudah sembuh dan sudah pulang ke rumah masing-masing.

“Yang sudah sembuh enam orang, jadi kasus yang ada sekarang 12 orang,” jelasnya.

Jumlah pasien positif sebanyak itu tersebar di  empat desa dan tiga kecamatan. Rinciannya 2 orang di Desa Bungaya Kangin dan 1 Orang di Desa Bebandem—keeduanya di Kecamatan Bebandem, 8 orang di Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, dan satu orang  di Banjar Dinas Kauh, Desa/kecamatan Kubu.

Sedangkan jumlah kumulatif pasien positif asal Kabupaten Karangasem terkonfirmasi saat kedatangan  di Bali dan langsung ditangani di Denpasar sebanyak 8 orang. Dari jumlah itu 2 orang masih dalam perawatan (RSPTN Udayana), 1 orang masih menjalani karantina di Bapelkes Denpasar,  dan 5 orang  lainnya sudah dinyatakan sembuh.

Terus meningkatnya kasus positif Covid-19, tersebut,  Gugus Tugas Karangasem terus menyampaikan himbauan agar masyarakat  melanjutkan langkah pencegahan dengan penuh disiplin  baik dalam menggunakan masker di tempat terbuka maupun perilaku disiplin lainnya

“Penggunaan masker memiliki dua fungsi. Pertama, bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan dari orang lain,” jelas dokter I Gusti Bagus Putra Pertama.

Sementara untuk menghindari penularan Virus Corona, pihaknya mengimbau agar masyarakat disiplin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu akan lebih mudah larut melalui sabun dan air mengalir.

“Hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata sebelum mencuci tangan. Karena tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh,” tandasnya. (tio/son/bfn)