Pengurus “Dibajak” Golkar, Nasdem Klungkung Kaget

I Ketut Sukma Sucita, Ketua DPD Nasdem Klungkung,

KLUNGKUNG, Balifactualnews.com—Pengurus Partai Nasdem Klungkung kaget, menyusul  seorang kadernya yang masih menjabat  sebagai Ketua DPC Nasdem Kecamatan Klungkung, Made Oka Suartana,  “dibajak” Partai Golkar.

Ini dibuktikan dari kehadirannya dalam Orientasi Tatap Muka Kosgoro 1957 Provinsi Bali, beberapa hari lalu. Saat itu Made Oka Suartana nampak sudah  menggunakan banjo kuning berlogo Golkar.

Nadem Klungkung  wajar kaget dengan kondisi itu. Pasalnya Made Oka Suparta  belum pernah  mengajukan penguduran diri sebagai kader partai. seperti diketahui, berita tentang kepindahan Made Oka Suartana, berikut foto-foto berbaju Golkar, kini menjadi perbincangan hangat di WA Grup Nasdem Klungkung, dan sempat viral di jagat maya.

Ketua DPD Partai Nasdem Klungkung, Ketut Sukma Sucita, Sabtu (9/1/21), mengatakan, dalam Struktur Partai, Oka Suartana memang masih sebagai Ketua DPC Nasdem Kecamatan Klungkung.  “Saya sendiri kaget mengetahui Made Oka sudah berbaju Golkar dari sebuah foto yang viral di grup WA. Kabar  ini saya ketahui setelah rekan sesama politisi yang mempertanyakan posisinya di struktur kepengurusan partai yang tiba-tiba sudah berbaju Partai Golkar,” terang Ketut Sukma Sucita.

Suksma Sucita mengakui, setelah Pileg  lalu,  pihaknya memang belum pernah bertemu  lagi dengan Oka Suartana.   Atas sikapnya yang hengkang ke Golkar, dia juga berjanji akan segera memanggilnya, mengingat sampai saat ini  yang bersangkutan belum pernah mengajukan pengunduran diri sebagai kader partai.

Dia menduga, keputusan Made Oka bergabung dengan Golkar, karena  adanya pendekatan intensif yang dilakukan Pengurus DPP Golkar, Dewa Made Widiasa Nida. Menurutnya, keduanya memang memiliki kedekatan khusus. Tetapi, kalau memang itu sudah menjadi keputusan Made Oka, ia mengaku tak akan mencegahnya.

“Sedikit kurang elok dan melanggar batasan-batasan etika seorang kader partai. Semestinya, sebelum ganti baju dia harus mundur dulu dong dari Partai Nasdem,” tegas Sukma.

Dia mengakui,  hengkangnya Made Oka, tentu sedikit mengurangi kekuatan Nasdem di Klungkung. Terlebih, di tengah persaingan antar partai dalam membangun dominasinya di setiap basis, nampak semakin kompetitif. Padahal, tinggal selangkah lagi, Nasdem bisa mencetak legislator di seluruh kecamatan, setelah pada pileg lalu, Nasdem mampu merebut tiga kursi (Kecamatan Klungkung, Dawan dan Banjarangkan). Namun, dengan situasi ini tentu ia sudah mempersiapkan langkah-langkah. Agar, ritme gerakan perubahan yang menjadi arah perjuangan bersama seluruh kader Nasdem dalam kontribusinya membangun NKRI, tak terputus, hanya karena masalah satu orang.

“Kasihan juga Golkar, seperti blunder. Menerima kader yang masih sah menjadi pengurus partai lain. Jangan sampai proses ini justru nantinya malah merugikan Golkar sendiri,” tegasnya. (pam/tio/bfn)