Utama  

Siswa SMP di Karangasem Diperkosa, Begini Kondisinya

polsek-bebandem-lepas-pelaku-percobaan-pemerkosaan-adik-kandung
Ilustrasi Pemerkosaan Adik Kandung
Ilustrasi  foto pemerkosaan ( Balifactualnews.com)

KARANGASEM,Balifactualnews.com—Kasus pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terjadi di Karangasem, Bali.  Korbannya berusia 14 tahun, salah seorang siswa SMP yang berasal dari  wilayah Kecamatan Manggis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus pemerkosaan itu terjadi pada Oktober lalu, namun baru dilaporkan keluarga korban  ke polisi, Sabtu 6 Nopember 2021. Laporan berawal dari perubahan sikap korban, pasca aksi pemerkosaan yang dialaminya di rumah seorang pria asal Kecamatan Bebandem,  berusia 18 tahun

Adalah kakak korban WS (33) yang melaporkan  kejadian  yang menimpa adiknya ke Unit PPA Polres Karangasem. Dalam laporannya, dia menyebutkan bahwa adiknya telah diperkosa oleh pelaku dalam kondisi sedang pingsan.

Ceritanya,  Kami 4 Nopember 2021 lalu, WS  yang bekerja sebagai Satpam di sebuah perusahaan pulang  ke rumahnya di wilayah Kecamatan Manggis. Tiba di rumah, dia mendapati korban termenung seperti  memikirkan masalah yang sedang dihadapi.  Tapi saat ditanya korban  tidak mau menjelaskan.

Sikap diam korban membuat WS semakin penasaran. Sebagai kakak tertua dia  merasa punya beban terhadap masalah yang menimpa adiknya itu. WS berupaya mencari tahu  penyebab adiknya  terus melamun.  Tapi, tabir itu  akhirnya berhasil diungkap setelah  WS memeriksa HP  milik korban.

Dalam percakapan chat WhatsApp bersama seorang pria 17 tahun, asal Kecamatan Karangasem, korban mengaku diperkosa oleh  pelaku. Berawal dari temuan chat WA itu, WS lantas pelan-pelan mengorek keterangan dari adiknya dan mengakui dia telah diperkosa oleh temannya  pada Senin 25 Oktober 2021, sekitar pukul 15.00 Wita.

“Adik saya diperkosa dalam kondisi sedang pingsan,” ucap WS dihadapan petugas PPA Polres Karangasem.

WS menuturkan, awalnya adiknya sedang berada di rumah, namun ditelepon pelaku agar dijemput di  depan salah satu SMP di Bebadem. Bukan itu saja, pelaku juga minta di belikan nasi  dan dihantar  mandi di permandian yang ada di desanya, setelah  itu pelaku juga minta diantar pulang.

Tapi niat baik adiknya untuk  membantu, malah  dibalas dengan perbuatan tak senonoh pelaku.  Saat sampai di rumahnya,  pelaku menyuruh korban duduk  di kamar  tidur dengan pintu ditutup.  Selanjutnya  pelaku membujuk korban  agar mau diajak berhubungan intim. Tapi bujuk rayu pelaku itu langsung di tolak korban.

Merasa hasratnya terbendung, pelaku lantas mendorong korban ke lemari yang ada di kamarnya. Benturan keras pada bagian kepala membuat korban pingsan. “Saat sadar,  adik saya dalam kondisi sudah tidak berpakaian, kepalanya benjol dan  pada kemaluannya  terasa sakit karena diperkosa oleh pelaku,” terangnya.

Kanit PPA (IV) Polres Karangasem  Iptu Wiragraha Setiawan,  mengaku belum tahu laporan dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur itu. Dikonfirmasi melalui aplikasi chat WA, dia mengatakan masih mengecek kebenaran  laporan itu. “Sabar ya pak, saya  belum sempat cek laporan itu,” ucap Iptu Wiragraha Setiawan. (tio/bfn)