DENPASAR – Pasca memberikan pujian kepada beberapa pemain anyar seperti Novri Setiawan dan kiper M. Ridho setalah usai menahan imbang tim tuan rmah Persib Bandung 1-1 pada Piala Presiden lalu di Bandung, kini arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra perlu mengingatkan redaman emosi pemainnya.
Salah satunya yang harus menjadi perhatian pada duel melawan Persib Bandung lalu yakni emosi para pemain di lapangan. Emosi pemain masih belum stabil dan terbukti saat duel tersebut. Contohnya Eber Bessa begitu emosi setelah dianggap handsball dan akhirnya mendapat kartu kuning kedua. Padahal turnamen Piala Presiden hanya turnamen pra musim.
Teco sendiri bahkan mendapat kartu kuning karena protes berlebihan. Disinggung mengenai emosi pemain, arsitek asal Brasil itu enggan berkomentar Panjang lebar. Baginya seorang pesepakbola ketika mendapatkan kartu merah adalah sesuatu yang biasa.
“Memperoleh kartu merah adalah situasi biasa terjadi di dalam pertandingan dengan tensi tinggi. Sebagai tim pelatih, tentu harus punya plan B buat bisa bertahan bagus sama bisa tetap menyerang ke gawang lawan,” ujar Teco kepada balifactualnews.com, Selasa (14/6/2022).
Sebelumnya, Teco memuji pemain anyar seperti M. Ridho yang dianggap sebagai man of the match setelah berhasil melakukan empat penyelamatan krusial menghadapi Pangeran Biru. Apresiasi pun diberikan oleh pelatih berpaspor Brasil tersebut. “Ridho bermain bagus lawan Persib semalam. Dia juga sempat menjalani uji coba dengan Persis Solo dan bermain baik,” tambah Teco.
Termasuk penyumbang gol Novri Setiawan yang mendapat pujian. Teco sendiri mantan pelatih Novri saat melatih Persija Jakarta. “Novri datang dari tim besar Persija dan punya kualitas. Dia adalah pemain bertipe pekerja keras di latihan dan saat pertandingan. Dia juga bermain bagus saat lawan Persib semalam,” demikian Teco. (ena/bfn)













