DENPASAR, Balifactualnews.com – KONI Bali diminta agar segera memetakan cabang olahraga (cabor) serta atlet unggulan yang disiapkan untuk pra-PON maupun PON 2024 nanti. Ya, permintaan itu sempat diutarakan Gubenur Bali Wayan Koster saat penutupan Porprov Bali XV lalu.
Semua itu demi Bali yang diharapkan mampu minimal mempertahankan prestasi peringkat 5 nasional yang mana itu prestasi terbaik Pulau Dewata selama keikutsertaan di olahraga multi event nasional tersebut.
Binpres KONI Bali, Agung Bagus Tri Candra Arka menanggapi hal itu mengutarakan, program jangka pendek KONI Bali yakni pemetaan dan pengkajian prestasi cabang olahraga terutama dalam keikutsertaan mereka di ajang kejurnas sepanjang tahun 2022. Sehingga cabor bisa memberikan data terkait gambaran tim yang akan diterjunkan dalam Pra-PON nanti.
“Hasil dari Porprov Bali memang bisa tapi Porprov itu salah satu indikator juga bagi cabor untuk membentuk tim Pra-PON mereka. Paling utama itu adalah prestasi di tingkat nasional,” jelas Tri Candra Arka di Denpasar, Senin (5/12/2022).
Berangkat dari semua itu, pria yang akrab dipanggil Gung Cok akan segera melakukan koordinasi atau bertatap muka langsung dengan pengurus cabor. Apalagi Pra-PON sudah di depan mata. “Utamanya itu bersama Binpres masing-masing cabor. Mereka yang punya data terkait potensi atletnya,” tambah Gung Cok yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Kodrat Bali itu.
Atau bahkan versinya, jika ingin mencakup skala luas, KONI Bali ingin mengadakan pertemuan dengan pengurus inti cabor dalam hal ini ketua umum, sekretaris umum, serta binpres. Sehingga ada timbal balik terkait keinginan KONI Bali dalam menatap Pra-PON dan PON serta potensi yang dimiliki oleh cabor.
“Saat ini tergantung Ketua Umum KONI Bali saja. Kalau ada mandat, saya ingin kumpulkan dan adakan diskusi dengan semua cabang olahraga untuk program jangka pendek dalam menyambut Pra-PON tersebut,” demikian Gung Cok. (ena/bfn)













