Sebelum Ditangkap, Kadus Bunga Coba Bunuh Diri

sebelum-ditangkap-kadus-bunga-coba-bunuh-diri
Usai menikam wanita selingkuhannya dengan pisau belati, INK (55) coba melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri di sebuah pohon di kawasan hutan Puncak Sari, Desa Ban.

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Asmara membucah, membuat INK (55) kehilangan akal sehat. Rasa cemburu  yang berlebihan dengan wanita selingkuhannya, membuat pria yang menjadi Kepala Dusun (Kadus) Bunga, Desa Ban Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, itu naik pitam dan menikam dada NNC (25) dengan pisau belati. Ulah INK membuat ibu muda yang memiliki anak  balita itu harus menjalani perawatan intensif di RSUD Karangasem.

Tapi, ada yang menarik dibalik penangkapan pria  berambut ikal itu pada Minggu (26/3/2023). Empat hari kabur dari kejaran polisi, ”Kadus hidung belang” ini sempat melakukan upaya bunuh diri dengan menggantung lehernya disebuah pohon di kawasan hutan Puncak Sari, Desa Ban.

“Saat kami temukan dia terlihat gantung diri di sebuah pohon. beruntung dia terjatuh dan  nyawanya  selamat. Dia juga sempat menceburkan diri ke jurang. Tapi upayanya itu berhasil kami gagalkan,”kata salah seorang warga Desa Ban, Senin (27/3/2023).

Baca Juga : Tikam Selingkuhan, Kadus Bunga Ditangkap

Warga yang  tak mau disebutkan namanya  itu, mengaku ikut melakukan pencarian pelaku bersama tim gabungan Polsek Kubu ke kawasan hutan Puncak Sari. Pencarian  yang melibatkan 20 orang  itu, diawali dari Pura Dukuh Pageh (masih di kawasan hutan Puncak Sari, red).

Dalam pencarian salah sorang warga setempat melihat pelaku yang kini sudah di tahan di sel tahanan Polres Karangasem, itu membawa tali nilon (tali untuk mengikat sapi)  menuju  hutan yang disebutkan warga. Hasilnya, pada jalan setapak, tim gabungan melihat sepeda motor Honda Scoopy milik pelaku parkir di semak-semak.

“Dia kami temukan tak jauh dari sepeda motornya yang di parkir. Saat akan diamankan dia sempat melakukan perlawanan, beruntung  petugas bergerak sigap dan pelaku berhasil diamankan ke Polsek Kubu sebelum digiring ke Polres Karangasem,”imbuh salah seorang petugas yang ikut melakukan pencarian pelaku di kawasan hutan Puncak Sari.

Asmara berdarah di Dusun Bunga, Desa Ban, itu terjadi saat hari Ngembak Geni (sehari setelah hari raya Nyepi), Kamis (23/3/2023). Cekcok pasangan terlarang ini dilihat langsung oleh I Gede Karta (28) yang juga menjadi tetangga pelaku dan korban

Ada dugaan Kadus INK nekat menusuk dada wanita selingkuhannya dengan pisau belati, karena terbakar api cemburu.  Kapolsek Kubu,  APK Ida Bagus Astawa, tak menampik hal itu.  “Dugaan sementara karena cemburu, tapi kami  masih mendalami motif lain dibalik  kasus penganiayaan  dengan kekerasan ini,” pungkasnya. (tio/bfn)