KARANGASEM, Balifactualnews.com– Satuan Polisi Lalu Lintas lintas Polres Karangasem berhasil menekan angka kecelakaan di wilayahnya. Gencarnya himbauan dan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan disebut-sebut menjadi faktor utama penurunan angka kecelakaan tersebut.
Data yang dihimpun menyebutkan, dibandingkan tahun 2022, angka kecelakaan di Kabupaten Karangasem mengalami penurunan cukup drastis, yakni dari 514 jumlah kasus pada bulan Agustus 2022, pada bulan yang sama tahun 2023 turun menjadi 439 kasus.
Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Wahyu Nugroho, kepada wartawan, Sabtu (9/9/2023), mengatakan, kendati jumlah kasus kecelakaan mengalami penurunan, namun jumlah korban meninggal akibat laka lantas cenderung mengalami peningkatan.
“Ya dibandingkan tahun lalu, jumlah angka kecelakaan lalu lintas tahun ini mengalami penurunan. Tapi jumlah korban meninggal akibat kecelakaan cenderung mengalami peningkatan,” kata AKP Wahyu Nugroho.
Data korban meninggal dunia akibat laka lantas per Agustus 2023 yang di input pihak kepolisian, tercatat sebanyak 22 korban jiwa dari total 439 kecelakaan lalu lintas yang ada. Dibandingkan tahun 2022 pada bulan yang sama korban meninggal dunia akibat kecelakaan berjumlah 18 orang.
Sementara itu, dari 439 lakalantas yang terjadi pada hingga bulan Agustus 2023, sebanyak 321 laka lantas yang terjadi didominasi karena out of control (kecelakaan tunggal), sementara untuk lakalantas yang melibatkan kendaraan lain jumlahnya sedikit.
“Beberapa faktor yang menyebabkan terjadi kecelakaan tunggal, khususnya pemotor selain karena menabrak anjing, jalan licin karena ceceran oli dan pasir (krikil), juga karena mengantuk dan kurang waspada saat berkendara, ” ungkap Nugroho.
Mengantisipasi meningkatnya angka laka lantas tersebut, AKP Wahyu Nugroho, berharap, agar pengendara selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan kelengkapan dokumen surat-surat saat berkendaraan, serta kelengkapan selalu memakai helm dan sabuk pengaman.
“Saat berkendara, pengendara wajib selalu berhati-hati, tetap fokus dan tidak bermain HP. Ceroboh saat berkendaraan dipastikan petaka akan menanti,” pungkas AKP Wahyu Nugroho. (dev/tio/bfn)













