Utama  

Adu Kuat Lobi Demer

________________________________________________________________________________

KARANGASEM—Posisi wakil ketua DPRD Karangasem, menjadi rebutan para kader Golkar yang kembali duduk di kursi terhormat itu. Setidaknya ada tiga nama disebut-sebut mempunyai ambisi untuk bisa menempati jatah kursi pimpinan yang menjadi “milik” partai berlambang Beringin tersebut.

Kendati Ketua DPD Golkar Karangasem I Made Sukerana menyatakan, akan menyeleksi tiga nama kadernya untuk ditugaskan di posisi wakil ketua, namun intrik perebutan kursi pimpinan terhormat sudah mulai “dimainkan” para kader Golkar yang kini masih duduk manis di DPRD Karangasem.

Desas-desus di internal Golkar Karangasem menyebutkan, perebutan kursi wakil Ketua DPRD semakin seru, tiga nama juga semakin santer dikabarkan sudah mulai bermanuver untuk bisa menjadi pendamping Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana, duduk di kursi pimpinan.

I Nengah Sumardi yang sebentar lagi akan “lengser” dari kursi Ketua DPRD Karangasem juga disebut-sebut sedang melirik posisi itu. Jika ini terjadi, khans koalisi merah kuning dalam Pilkada 2020 nanti akan segera terwujud.

Sayang Sumardi tidak bisa dikonfirmasi berkaitan isu manuvernya itu. Menurut stafnya di DPRD Karangasem, pimpinannya itu sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Jakarta. Dicoba dihubungi melalui telepon selulernya, juga tidak ada jawaban.

Kendati begitu, belakangan setelah pleno Pemilu 2019 di Karangasem, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat Kabupaten, Sumardi dikabarkan makin intens menjalin komunikasi dengan Plt Ketua DPD Golkar Bali I Gede Sumarjaya Linggih.

Sumber balifactualnews.com menyebutkan, adik kandung I Wayan Geredeg itu sudah mulai melobi Demer—sapaan Akrab Sumarjaya Linggih untuk posisi wakil Ketua DPRD Karangasem.

Namun, keinginan Sumardi itu sepertinya tidak berjalan mulus. I Wayan Tama, yang merasa di “khianati” untuk duduk di kursi Ketua DPRD Karangasem pada pemilu 2014 lalu juga tidak tinggal diam. Politisi Golkar asal Desa Nyuh Tebel, Manggis ini juga dikabarkan sudah mulai merangsek mendekati Demer.

Sementara itu I Nyoman Sartika, sepertinya akan menjadi kuda hitam dalam perebutan kursi wakil ketua DPRD Karangasem. Politisi Golkar asal Desa Rubaya, Kecamatan Kubu ini, juga dikabarkan memiliki ambisi untuk duduk di kursi pimpinan Dewan. Komunikasinya dengan Demer juga disebutkan semakin intens pasca Pileg 2019 lalu. Sama dengan Sumardi, baik Tama maupun Sartika belum bisa dikonfirmasi berkaitan keinginannya itu. Keduanya sedang berada di Jakarta bersama rombongan anggota Dewan Karangasem lainnya.

Ketiga kader Golkar yang sudah dua periode duduk kursi DPRD Karangasem itu, dikabarkan saling adu kuat melakukan lobi ke kubu Demer. Siapa pemenangnya? Hanya Demerlah yang tahu.

Dikonfirmasi terpisah, Demer tidak membantah para kadernya di Karangasem mulai aktif menjalin komunikasi bahkan melobi dirinya untuk ditugaskan di kursi wakil Ketua DPRD Karangasem. Kendati ada lobi-lobi seperti itu, namun pihaknya tetap bersikap tegas, bahwa dalam menugaskan kadernya pada unsur pimpinan Dewan sudah ada mekanisme yang sangat jelas diatur oleh Partai Golkar.

“Ya… biasalah, tapi lobi-lobi itu tidak akan mempan dan meluluhkan hati saya. Dalam menugaskan kader duduk di posisi itu Kita selalu berpegang pada aturan partai. Nanti kita akan lakukan seleksi tentunya kita akan tugaskan kader yang duduk di struktur partai,” ucap Demer dikonfirmasi via telepon, Rabu (8/5/19) siang tadi. (paramitha)