
BADUNG – Sehubungan dengan terjadinya tindakan terorisme dalam wujud bom bunuh diri yang terjadi di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Selasa (04/06) dini hari. Pihak manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, langsung meningkatkan keamanan.
“Memperhatikan situasi pasca bom di Kartasura dini hari tadi, kami semakin meningkatkan keamanan dan kewaspadaan melalui berbagai langkah yang diterapkan. Harapan pengguna jasa bandar udara dapat bepergian dengan pesawat udara dengan nyaman dan aman,” jelas General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Haruman Sulaksono, dalam keterangannya, Selasa (4/6/19).
Selain peningkatan frekuensi patroli personel Airport Security, peningkatan pemantauan dan pengawasan melalui CCTV, pemeriksaan barang secara “random sampling” dengan menggunakan Explosive Trace Detection (ETD) di check-in area, juga semakin ditingkatkan.
Bukan hanya itu, pemeriksaan orang, barang, dan kendaraan yang akan memasuki sisi udara juga ditingkatkan dan selalu berkoordinasi dengan personel tim keamanan gabungan yang terdiri dari TNI Angkatan Udara, Polsek KP3, dan unit K9.
“Personel kami senantiasa sigap dalam memastikan keamanan bandar udara. Personel walking patrol dari unit Airport Security kami kerahkan untuk pengawasan, begitu pula kami telah melakukan langkah peningkatan pemantauan CCTV di area-area yang masuk dalam kategori rawan,” tegasnya.
Pihaknya juga telah mengimplementasikan peningkatan pemeriksaan terhadap arus penumpang, barang, dan kendaraan yang masuk ke dalam Daerah Keamanan Terbatas (DKT) di sisi udara.
“Meskipun demikian, unsur kenyamanan dan pelayanan kepada para penumpang tetap menjadi hal yang utama,” lanjut Haruman.
Dirinya menghimbau kepada para pengguna jasa bandar udara untuk turut mendukung terciptanya keamanan bandar udara, dengan cara melaporkan kepada petugas jika menjumpai barang yang mencurigakan, serta jika menemukan indikasi yang dapat membahayakan keamanan dan keamanan penerbangan. (ibu/tio)













