Asap Mengepul TPA Sente Membara, Mengganggu Aktivitas Masyarakat Sekitar

TPA Sente kembali membara karena kebakaran hebat terjadi. (Ket fhoto TPA Sente kembali membara) Semarapura. Petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pemadaman kebakaran di TPA Sente, di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Minggu (2362024). Meskipun api telah padam, namun asap tebal sisa-sisa kebakaran masih mengepul dan bisa menganggu aktivitas masyarakat sekitar. Kebakaran di TPA Sente kembali terjadi Jumat malam (2162024) malam. Api bermobar hebat sekitar pukul 21.00 Wita. Titik api pertama kali muncul dari sisi barat TPA dan langsung membakar gunungan sampah. Tim damkar melakukan penanganan kebakaran di TPA Sente sejak kemarin (2262024) pagi mulai sekitar jam 8 pagi. Hingga sore hari ini (2362024), ujar Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Dewa Putu Suarbawa, Minggu (2362024). Selama proses pemadaman api, dikerahkan 10 personel pemadam kebakaran dengan 2 unit armada pemadam kebakaran. Sementara tangki penyuplai air juga dikerahkan dari DLHP (Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan) serta ekskavator untuk mengurai sampah. Titik api berada di sisi barat. Sekitar pukul 11 siang Kobaran api sudah dapat padamkan. Namun asap masih terpantau ada, jelas Dewa Putu Suarbawa. Sebagai langkah antisipasi dini kebakaran, pemantauan terus dilakukan baik oleh petugas damkar maupun DLHP. Asap masih mengepul, kebakaran masih mungkin terjadi karena gas metan yang keluar dari sampah, ungkap dia. TPA Sente di Desa Pikat telah beberapa kali mengalami kebakaran. TPA terbesar di Klungkung itu sudah bertahun-tahun overload, namun masih dimanfaatkan untuk menampung sampah residu, atau sampah yang tidak bisa dikelola di TOSS (tempat olah sampah setempat) ataupun TPST. SugRoni.
TPA Sente di Desa Pikat Klungkung kembali membara mengepulkan asap pekat
banner 120x600
SEMARAPURA, Balifactualnews.com – Petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pemadaman kebakaran di TPA Sente, di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Minggu (23/6/2024). Meskipun api telah padam, namun asap tebal sisa-sisa kebakaran masih mengepul dan bisa menganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Kebakaran di TPA Sente kembali terjadi Jumat malam (21/6/2024) malam. Api bermobar hebat sekitar pukul 21.00 Wita. Titik api pertama kali muncul dari sisi barat TPA dan langsung membakar gunungan sampah.
“Tim damkar melakukan penanganan kebakaran di TPA Sente sejak kemarin (22/6/2024) pagi mulai sekitar jam 8 pagi. Hingga sore hari ini (23/6/2024),” ujar Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Dewa Putu Suarbawa, Minggu (23/6/2024).
Selama proses pemadaman api, dikerahkan 10 personel pemadam kebakaran dengan 2 unit armada pemadam kebakaran. Sementara tangki penyuplai air juga dikerahkan dari DLHP (Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan) serta  ekskavator untuk mengurai sampah.
“Titik api berada di sisi barat. Sekitar pukul 11 siang  Kobaran api sudah dapat padamkan. Namun asap masih terpantau ada,” jelas Dewa Putu Suarbawa.
Sebagai langkah antisipasi dini kebakaran, pemantauan terus dilakukan baik oleh petugas damkar maupun DLHP.
 “Asap masih mengepul, kebakaran masih mungkin terjadi karena gas metan yang keluar dari sampah,” ungkap dia.
TPA Sente di Desa Pikat telah beberapa kali mengalami kebakaran. TPA terbesar di Klungkung itu sudah bertahun-tahun overload, namun masih dimanfaatkan untuk menampung sampah residu, atau sampah yang tidak bisa dikelola di TOSS (tempat olah sampah setempat) ataupun TPST.(Roni/bfn)