Utama  

Bahan  Lab SWAB 4 PDP Mulai Diambil, RSUD Karangasem Tiadakan Jam Besuk Pasien

SEPI-Kunjungan Pasien ke Poliklinik RSUD Karangasem, Senin (30/3/20) sepi (foto:ist)

KARANGASEM Balifactualnews.com—Empat orang PMI Karangasem  yang terdaftar sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, RSUD Karangasem mulai diambil bahan Lab SWAB di bagian tenggorokan, Senin (30/2/10).  Pengambilan bahan Lab ini untuk memastikan positif-tidaknya empat orang PMI tersebut terpapar Virus Korona. “Ya baru saja dilakukan pengambilan bahan Lab SWAB tenggorokan kepada 4 PDP, mudah-mudahan kondisinya baik-baik saja,” ucap sumber berkompeten  dari pihak RSUD Karangasem yang  tidak mau disebutkan namanya.

Sumber tadi menyebutkan, bahan Lab SWAB tersebut hari ini juga akan dikirim ke Denpasar (RSUP Sanglah) untuk mendapatkan  uji klinis dari  dokter spesialis yang ada di sana.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Karangasem, dr Wayan Suardana,   mengakui kalau dia baru saja datang dari ruang isolasi  4 orang PDP tersebut. Hanya saja pihaknya tidak menjelaskan terkait pengambilan  bahan  Lab SWAB tenggorokan tersebut.

“Ya, saya baru saja datang dari ruang isolasi,  kondisi 4 PDP sampai hari ini baik-baik saja,”katanya.

Pantauan di lapangan menyebutkan,  suasana RSUD Karangasem tampak lengang dari biasanya.  Kunjungan pasien ke Poliklinik juga menurun.  Kemungkinan turunnya jumlah kunjungan pasien tersebut dikarenakan masih adanya 4 orang  PDP yang masih di isolasi di rumah sakit plat merah tersebut.

Tetapi,  dr Wayan Suardana membantah kemungkinan itu. Dia mengatakan, turunnya tingkat kunjungan pasien ke Poliklinik tidak ada kaitannya dengan 4 orang PDP yang masih diisolasi disana.

“Tidak ada kaitannya itu, kunjungan pasien berkurang, bisa saja karena masyarakat tidak ada yang sakit,” katanya.

Terkait  peningkatan status kunjungan  jam besuk  pasien dari dibatasi menjadi ditiadakan,  kata dr Suwardana,  merni karena upaya yang dilakukan  RSUD Karangasem dalam dalam memutus penyebaran  Covid-19.

“Mulai hari ini  jam besuk pasien ke RSUD Karangasem ditiadakan. Ini kita lakukan untuk mengeliminir penyebaran virus korona yang kian mewabah di dunia dan tanah air,” katanya. (tio/son/bfn)