Utama  

Berita WNA Positif Corona di Karangasem Resahkan Warga, Ini Penjelasan Pihak RS Bali Med

LURUSKAN BERITA KELIRU-Divisi  Medik RS BAli Med, Amlapura dr Yogi  Primasatya S.Ked (kiri) bersama Divisi Humas dan pemasaran Ni  Putu Cristin Carolina, tanggapi berita keliru terkait pasien WNA  diberitakan positif Corona (foto:tio)

KARANGASEM Balifactualnews.com —Warga Karangasem,  Bali, sempat diresahkan dengan  munculnya pemberitaan,  bahwa salah seorang pasien WNA yang sempat ditangani pihak Rumah Sakit (RS)  Bali Med, Amlapura,  dinyatakan positif  suspect Virus COVID-19. Menyikapi pemberitaan tersebut, Humas RS Bali Med Amlapura, Ni Putu Cristin Carolina, angkat bicara.  Menurutnya  pemberitaan tersebut seratus persen salah. Selain menyebutkan pasien adalah orang dewasa, pasien yang kini dalam pengawasan pihak RSUP Sanglah itu bukanlah positif  Corona.

“Berita itu benar-benar  tidak akurat dan meresahkan, kita disini  juga sempat khawatir terhadap dampak negatif dari pemberitaan  yang diterima masyarakat,” ucap Cristin  saat ditemui di RS Bali Med, Rabu (18/3/20).

Di dampingi Divisi  Medik, dr Yogi Primasatya S.Ked, Cristin memaparkan,  WNA yang kini dalam pengawasan pihak RSUP Sanglah datang bersama keluarganya, Sabtu (14/3/20) malam. Pasien tersebut  adalah seorang bayi dan mendapatkan penanganan dari dokter spesialis anak dr Kurnia.  Dari  observasi dan diagnose yang dilakukan, WNA  tersebut  masih berstatus pemantauan 1 hari  di RS Bali Med. Dan, hari Minggu (15/3/20) malam dirujuk ke RSUP Sanglah untuk  dilakukan pengawasan, karena status pasien adalah WNA.

“Pasien  tidak menetap di Karangasem, juga Bali. Dari observasi yang dilakukan,  riwayat pasien bersama keluarganya  baru datang dari Singapura dan  berlibur di Bali. Selama berlibur di Bali, kami juga tidak tahu  alamat WNA itu tinggal,” imbuh dr Yogi.

Sebelumnya Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK,MM, mewanti-wanti agar masyarakat Karangasem untuk selalu bijak menerima atau menyebarkan informasi seputar isu virus corona yang kebenarannya masih diragukan.  Pihaknya juga mengajak agar media massa membuat pemberitaan jujur terkait  wabah virus corona yang makin mewabah di dunia.

“Janganlah membuat pemberitaan yang menakuti-nakuti  masyarakat terkait corona, sebaiknya beri edukasi dan pemahaman  cara pencegahan kepada masyarakat dengan perilaku hidup  bersih dan sehat (PHBS). Dengan  semakin banyaknya komponen yang terlibat dalam edukasi ini, saya yakin  Karangasem akan   selalu aman dari penyebaran Virus COVID-19, ” harap Kapolres. (tio/son/bfn)