Bravo ! Karate Bali Sukses Raih 6 Emas Kejurnas

bravo-karate-bali-sukses-raih-6-emas-kejurnas
Membanggakan prestasi dibawa pulang Karateka Bali dari Kejurnas. (foto : bfn/ena)

BADUNG, Balifactualnews.com – Hasil membanggakan diberikan untuk karate Bali,setelah sukses menyabet 6 medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB FORKI yang berlangsung di Padang, Sumatera Barat dan berakhir Kamis (6/10/2022) malam.

Total karateka putra dan putri Bali yang turun berjumlah 48 karateka dan tiba di Bali Jumat (7/10/2022) sore.
Tak hanya 6 emas saja diberikan karateka putra dan putri Bali namun juga 2 perak dan 7 perunggu juga dibawa pulang ke Bali. Mayoritas  karateka  yang tampil di Kejurnas itu bakal turun pada Porprov Bali XV/2022.

Kendati hasil membanggakan, tapi evaluasi akan tetap dilakukan. Semua itu diutarakan Ketua Umum (Ketum) Pengprov FORKI Bali Armand Setiawan Wulianadin. “Saya melihat kalua semua ini bentuk dari persiapan pra-PON tahun depan masih belum. Kebetulan saya empat hari hadir langsung di Padang. Saya lihat utnuk persiapan pra-PON kita masih belum. Ketemu lawan di level Nasional sekarang persaingan lumayan, ternyata pandemi dua tahun, mereka juga menyiapkan atletnya dengan baik. Nanti segera saya panggil Binpres dan Litbang untuk bikin rencana konkrit menghadapi Pra-PON,” kata Armand di Badung, Minggu (9/10/2022).

Ditambahkan pria yang akrab disapa Armand Joger itu, untuk peringkat khusus tim FORKI Bali sedikit menurun, tergeser Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Kondisi itu membuat dirinya menilai pelatda jangka panjang wajib segera digulirkan untuk menggalang kekuatan demi merebut tiket PON 2024sebanyak-banyaknya.

“Kita dilewati Sulsel, lalu Sumut juga yang sebenarnya saat di PON Papua kita diatas mereka, tetapi kemarin mereka ada di ranking lima, kita ada di ranking 8, tergeser sedikit ya”, terangnya.

Dia menambahkan pasca Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali, FORKI Bali juga berencana memberangkatkan atlet menuju Kejuaraan Dunia Karate WKF Seri A di Jakarta pada November mendatang. Tujuannya bukan untuk mencari poin ataupun medali, tetapi lebih pada mengasah mental para atlet agar terbiasa menghadapi lawan dari berbagai belahan dunia yang akan ambil bagian dalam event bergengsi tersebut. “Kami ingin ikutkan anak-anak agar punya rasa bertandingnya,” papar Armand.

Rincian medali itu sendiri untuk emas di Kelas -57Kg (Pa) diraih I Kadek Angga Pradita (Lemkari Klungkung, kelas -61Kg (Pa) Komang Sastrawan (Lemkari Buleleng), kelas -55Kg (Pi) Cok Istri Sanistyarani ( INKAI Klungkung), kelas +76 Kg (Pa) Made Arya Putra Adnyana (KKI Badung mewakili PP KKI), kelas +68 Kg (Pi) Ni Ketut Ratih Wulandari (KKI Denpasar mewakili PP KKI) dan kelas -67Kg (Pa) I Putu Agus Mahardika Putra ( KKI Denpasar mewakili PP KKI).

Sedangkan Raihan perak dipersembahkan di kelas -59Kg (Pi) Dwi Made Kartika ( INKAI Jembrana) dan kelas -75Kg (Pa) I Komang Pande Wiratama ( Lemkari Bangli ). Sementara untuk perunggu diraih di kelas -61Kg (Pi) Ni Made Meriantini (Lemkari Bangli), Kelas KATA (Pi) I Komang Kristina Candra ( Lemkari Bangli ), kelas -68 Kg (Pi) Ni Luh Putu Ayu Kompyang Purwandani (INKAI Jembrana), kelas +68 Kg (Pi) Ni Made Nada Dwimayanti ( KKI Klungkung), kelas +76 Kg (Pa) Made Andika Pratama ( KKI Bangli), kelas -52 Kg (Pa) Made Ryan Aditya Jaya ( KKI Denpasar mewakili PP KKI) serta kelas -67 KG (Pa) Kadek Berlian Adi Pranata (INKAI Buleleng mewakili PP INKAI). (ena/bfn)