Buka FKP RPJPD, Bupati Gede Dana: Kepala OPD Harus Berpikir Solutif

buka-fkp-rpjpd-bupati-gede-dana-kepala-opd-harus-berpikir-solutif
Bupati Karangasem I Gede Dana saat membuka Forum Konsuotasi Publik terkait RPJPD Karangasem Periode 20 Tahun
banner 120x600

KARANGASEM, Bali Factual News.com–Banyaknya tantangan yang dihadapi Karangasem kedepan, Bupati I Gede Dana, mengajak  seluruh stakeholder utamanya para kepala perangkat daerah untuk berpikir cerdas, inovatif, solutif dan adaptif. Ajakan itu disampaikan bupati saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang  digelar BAPPEDA setempat di Aula Kantor Bupati, Selasa (17/1/2024). 

Selain dihadiri Bupati dan pimpinan OPD, kegiatan yang berlangsung setengah hari itu juga dihadiri Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika  bersama anggota DPRD lainnya. . 

Pada kesempatan itu, Bupati Gede Dana, menyampaikan, penyelenggaraan pemerintahan yang baik diawali dari penyusunan perencanaan pembangunan yang baik dan berkualitas. Menurut Bupati proses perencanaan menjadi hal yang sangat strategis mengingat konsistensi antara perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

“Sesuai amanat Undang-Undang 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun RPJPD untuk periode 20 tahun,”jelas Gede Dana. 

RPJPD  kata Gede Dana, merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang bersifat makro yang memuat visi, misi dan sasaran pokok pembangunan suatu daerah dalam jangka waktu 20 tahun. Melihat sangat strategisnya kedudukan RPJPD tersebut,Bupati Gede Dana berpesan,  agar dalam penyusunannya harus dilakukan secara serius dengan mempertimbangkan potensi, permasalahan daerah dan tantangan pembangunan yang dihadapi, serta langkah-langkah strategis yang harus dilakukan guna mencapai tujuan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya selaku Bupati dan semua pihak yang ikut dalam Forum Konsultasi Publik rancangan awal RPJPD ini mesti berbangga dan dan bersyukur dapat terlibat secara langsung, memberikan andil dan menyumbangkan pemikiran dalam penyusunan rancangan awal RPJPD Tahun 2025-2045 yang akan menentukan arah pembangunan dan masa depan Kabupaten Karangasem dalam kurun waktu 20 tahun kedepan,”ucap Bupati.

Bupati mengatakan, permasalahan dan tantangan pembangunan yang umum dihadapi Karangasem diantaranya, tingginya persentase penduduk miskin mencapai 6,56%, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang baru mencapai angka 68,91, rendahnya pertumbuhan ekonomi yang baru mencapai 2,58%, serta tingginya tingkat pengangguran terbuka pada angka 2,61%. 

“Karangasem juga menjadi daerah rawan bencana dengan indeks risiko bencana pada angka 129,11 dengan kategori sedang,  tentu ini perlu pemikiran yang serius dan langkah-langkah strategis serta inovatif untuk bisa mempercepat penyelesaian permasalahan dan tantangan yang ada,” pungkas Gede Dana. (ger/bfn)