Bupati Gede Dana Pastikan SA (Oknum Guru Cabul) Dapat Sanksi Berat

bupati-gede-dana-pastikan-sa-oknum-guru-cabul-dapat-kena-sanksi-berat
Bupati Karangasem I Gede Dana
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com-Selain terjerat kasus pidana dengan ancaman lebih dari lima tahun, SA (45), oknum guru yang  tega berbuat  cabul terhadap  salah seorang siswi kelas IV SD di wilayah Kecamatan Karangasem dipastikan akan mendapatkan sanksi berat berupa  pemecatan  sebagai guru secara tidak hormat. Kepastian itu disampaikan langsung Bupati Karangasem I Gede Dana,  Jumat (21/7/2023),  setelah  mengetahui SA sudah berstatus  tersangka dalam kasus itu.

“Kalau memang sudah ditetapkan  sebagai tersangka, yang bersangkutan dipastikan mendapatkan sanksi berat berupa pemecatan secara tidak hormat sesuai peraruran yang berlaku.  Nanti biar BKPSDM yang mengangani hal itu, apa lagi saat ini oknum guru itu  sudah bersatus sebagai tersangka dan ditahan,” tegas Gede Dana.na.

Gede Dana mengaku sangat penyayangkan kasus itu terjadi.  Bupati  menegaskan tidak akan memberi tolerabsi,  terlebih pelakunya  seorang tenaga pendidik .  “Mencermati kasus pencabulan  yang terjadi sejak bulan terakhir, saya sudah menginstruksikan OPD terkait  untuk lebih sering  melakukan   pembinaan dan pengawasan kepada para guru . Pengawasan dan pembinaan ini sangat penting agar kasus serupa tidak lagi menimpa siswa  pelajar di Karangasem,”   ucap Gede Dana.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP M Reza Pranata, menegaskan,  SA  yang berstatus tersangka  sudah dijebloskan ke sel tahanan Polres Karangasem. Diamengatakan, kasus pencabulan  itu terungkap  setelah orang tua korban menerima pemberitahuan dari adik ipar, bahwa anaknya  yang baru tamat SD itu diperlakukan tidak senonoh oleh SA yang notabene sebagai wali kelasnya.  Mendapat kabar itu orang tua korban lantas melaporkan kasus pencabulan  tersebut ke Polres Karangasem, Kamis (15/5/).

“Selain  memeluk dan mencium, dia (SA) juga memegang pinggang anak saya. Kejadiannya  di rumah mertua (tempat tinggal saya), Rabu ( 14/5) sekitar pukul 20.00 Wita,” ucap orang tua korban saat mengadukan ulah guru cabul itu ke Polres Karangasem beberapa waktu lalu. (tio/bfn)