BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, berbaur dengan masyarakat Desa Adat Nungnung, Kecamatan Petang melaksanakan aksi bersih-bersih atau gotong-royong di areal jalan subak Nungnung. Dalam siaran pers yang diterima media BFN di Badung, Senin (2/8/19), kegiatan gotong-royong ini Bupati sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 2 Milyar untuk pembangunan Pura Dalem Nungnung.
Bupati asal Pelaga ini menerangkan, kegiatan yang melibatkan unsur masyarakat, prejuru desa adat, kelian banjar adat dan dinas serta tokoh desa Nungnung merupakan bagian dari program Kabupaten Badung yaitu Gerakan Serentak (Gertak) Badung Bersih yang rutin dilakukan pada minggu pertama setiap bulannya.
“Kegiatan di Nungnung ini juga bertalian dengan program kegiatan salah satunya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan perkapita petani, dan JUT ini fungsinya untuk jalan menuju ke beji milik desa adat. Sehingga jalan ini sangat berfungsi sekali,” kata Giri Prasta.
Pembangunan JUT telah dilakukan kajian dengan baik oleh Dinas PUPR Badung. Untuk itu Bupati berterima kasih kepada masyarakat yang telah membuka jalan ini, dan yang tak kalah pentingnya terima kasih kepada masyarakat pemilik lahan.
“Bagi saya ini merupakan kegiatan yang amat sangat mulai. Dan pemerintah akan menuntaskan JUT ini,” jelasnya.
Baca :
- PAS Yakin Peringkat III Porprov Bali 2019 Bisa Diraih
- Beh… Bule Larang Warga Pemaron Beraktifitas Di Pantai
Selain gotong-royong, Bupati juga melihat terowongan dengan anggaran 3,6 M, diharapkan masyarakat tidak membuang sampah di terowongan tersebut.
“Nanti kita akan buatkan tempat sampah sementara di atas dari terowongan sebelum desa membuat TPST,” tambahnya.
Untuk subak amerta sari manik di Desa Nungnung juga dibantu untuk terowongan dan jaringan irigasi usaha tani. Sementara bantuan hibah 2 M ini untuk pembangunan Pura Dalem Nungnung. Ini salah satu motivasi yang diberikan kepada masyarakat, agar terus bersatu membangun wilayah desanya.














