Cok Ace Berharap Bermunculan Wirausaha Muda di Bali

banner 120x600

________________________________________________________________________________

Denpasar – Tidak bisa dipungkiri angka pengangguran tetap ada saja di setiap provinsi di tanaha air. Tidak terlepas dengan kondisi pengangguran yang ada di Bali.

Bahkan masih banyak ditemukan penduduk lokal masih menganggur di daerah sendiri. Hal ini memang sangat memprihatinkan, karenanya Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini berharap zero persen penduduk lokal di Bali yang menganggur.

“Melalui Ubud Royal Week End diharapkan bisa memunculkan para pengusaha muda yang kreatif dan berinovasi di Bali,” demikian Cok Ace.

Menurutnya angka pengangguran di Bali masih ada meskipun tidak begitu tinggi, dengan banyaknya pengusaha maka angka itu bisa semakin ditekan.

Lebih lanjut, tokoh Puri Ubud ini juga berharap melalui festival ini masyarakat terutama anak muda lebih memahami budaya. Apalagi tema yang diangkat pada tahun ke-6 yaitu “Culture, Enterpreneur and Tourism” sangat relevan dengan kondisi saat ini.


“Kita berangkat dari budaya, kita harus gali budaya dan melindungi. Salah satu upaya pelindungan juga dengan jalan enterpreneur, kita tontonkan kebudayaan kita biarkan menjadi salah satu komoditi yang bisa mensejahterakan masyarakat, karena kebudayaan diam di tempat juga bisa menjadi beban untuk masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Pemasaran Pariwisata, Kementrian Pariwisata RI, Prof. Gede Pitana menyambut baik even-even yang telah berlangsung selama ini di Bali khususnya.

“Saya atas nama lembaga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini. Terutama untuk bapak Hermawan, ke depan saya harap hal seperti ini bisa ditularkan ke daerah lain. Sehingga promosi pariwisata RI bisa merata,” jelasnya.

Bahkan ia mengaku tahun depan akan mengajak para Kepala Dinas Pariwisata seluruh Indonesia menghadiri Ubud Royal Week End, sehingga bisa mencontoh dan memotivasi para pengusaha untuk membuka peluang dan lapangan kerja di daerah potensi pariwasata. (Ibu/tio)