Dapat Jatah Formasi PPPK, Karangasem Masih Hitung Anggaran

dapat-jatah-formasi-pppk-karangasem-masih-hitung-anggaran
I Komang Agus Sukasena
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com— Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara  (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB),  tahun ini kembali memberikan jatah rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Karangasem. Hanya saja, eksekusinya masih menghitung anggaran.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM), I Komang Agus Sukasena, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah PPPK yang akan direkrut karena masih berhitung  terhadap anggaran yang akan disiapkan.

“Rekrutmen PPPK tahun ini, pemerintah pusat hanya menanggung gaji pokoknya saja, sedangkan tunjangan lainya harus ada dana sharing dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Menyikapi kondisi itu, lanjut Sukasena,  BPKSDM mengawali dengan melakukan validasi, verifikasi PPPK yang akan direkrut termasuk menghitung anggaran yang diperlukan.

“Bukan hanya Karangasem,  kabupaten lain yang mendapatkan jatah formasi PPPK juga masih berhitung  tentang kesiapan dan kecukupan anggaran yang dimiliki.  Terkait rekrutmen PPPK kali ini, kami harus melakukan penghitungan dengan cermat. Tentu dalam penghitungan ini kami melinatkan OPD lainya  dan pimpinan,” terangnya.

Rekrutmen PPPK  tahun ini, kata Sukasena hanya di fokuskan kepada tenaga guru dari berbagai bidang studi. Sedangkan untuk tenaga kesehatan  formasinya belum ada. “Formasi yang sudah pasti baru pada tenaga pendidik. Jumlahnya   masih  menunggu konfirmasi dari Kemenpan RB dan menghitung kecukupan anggaran yang harus disiapkan,” tandasnya.

Seperti diketahui, tahun lalu   tenaga pendidik yang mencari peruntungan  sebagai PPPK,  banyak yang gugur. Hal ini disebabkan karena banyak pelamar tidak masuk dalam data pokok  pendidikan (dapodik).

Para pelamar itu yang berpendidikan guru itu bekerja  sebagai tenaga kontrak  bukan guru, seperti kantor kedinasan  (OPD) di lingkungan Pemkab Karangasem.  Minimnya informasi  penyertaan dapodik  yang dimiliki pelamar kala itu, juga di akui Agus Sukasena.

“Tahun lalu pelamar PPPK tenaga guru  banyak yang gugur. Setelah ditelusuri, mereka rata-rata belum masuk dalam dapodik,”  ungkap Agus Sukesana  kepada Warta Bali, beberapa waktu lalu. (nan/tio/bfn)