Demi Pengelolaan Fasilitas Olahraga, KONI Tabanan ke Semarang

demi-pengelolaan-fasilitas-olahraga-koni-tabanan-ke-semarang
Ket Foto : Pihak KONI Tabanan pihak pengelola Stadion dan GOR Tri Lomba Juang di Semarang. Foto : bfn/ist

TABANAN, Balifactualnews.com – Demi membuat apik Stadion dan GOR Debes Tabanan sekaligus dikelola dengan bagus, KONI Tabanan melakukan study banding ke Semarang. Pengelolaan itu termasuk juga dari sisi perekonomian melalui pemanfaatan fasilitas olahraga seperti GOR maupun Stadion Debes Tabanan tersebut.
“Stadion dan GOR Tri Lomba Juang di Kota Semarang itu hampir sama dengan kawasan Stadion dan GOR Debes. Berada di jalan protokol dan di tengah-tengah kota. Kami lakukan studi banding ini berdasarkan cerita pengurus cabor Tabanan yang sering ikut kejuaraan di Stadion atau GOR itu,” jelas Ketua Umum KONI Tabanan, I Made Nurbawa di Semarang saat dhubungi Rabu (24/5/2023).

Diakuinya, soal tempat, biaya dan segala macamnya itu diserahkan kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sebagai eksekutor berdasarkan peraturan Walikota Semarang. Dan dibuat program serta tarif penyewaan. “Sangat dibedakan betul kegiatan non olahraga dan olahraga. Bahkan pemanfaatan fasilitas olahraga ini menjadi salah satu penyumbang terbesar UPTD Kota Semarang,” terangnya.

Diharapkan mantan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Tabanan itu, dengan study banding ini ke depannya akan diterapkan kepada pemangku kebijakan khususnya di Kabupaten Tabanan. Hanya saja, permasalahan yang timbul yaitu terkendala pengelolaan aset kepemilikan. Pasalnya tanah kawasan GOR Debes masih menjadi aset Provinsi Bali. “Kami berharap pemangku kebijakan bisa mensuport keberadaan GOR Debes ini. Meski KONI tugasnya untuk melakukan pembinaan keolahragaan, namun hal lain bisa dimaksimalkan yakni salah satunya pemanfaatan fasilitas olahraga ini,” pungkasnya. (ena/bfn)