KARANGASEM – Kejadian naas sebuah mobil pick up yang jatuh ke jurang sedalam 10 meter dini hari tadi, Rabu (4/9/10) sekitar Pukul 01.00 Wita, di Tukad Pule tepat di perbatasan Dusun Perang Sari Kelod dan Perang Sari Tengah, Desa Duda Utara, Selat, Karangasem, yang mengakibatkan satu orang tewas dan penumpang lainnya luka cukup parah, membuat warga sekitar sempat panik dan tegang untuk melakukan evakuasi. Kendaraan yang naas itu mengangkut tujuh orang termasuk sopir dan sekitar 14 besek besar salak diketahui akan menuju pasar Kalanganyar, Bebandem.
Sementara itu menurut Komang Ada Yasa, warga sekitar yang malam itu ikut menolong dan mengevakuasi korban mengatakan, situasi saat itu disekitar kejadian cukup gelap, kemudian dia mendengar teriakan para korban. Hanya saja saat akan menolong, jurang cukup dalam akhirnya dia harus memutar untuk mencari jalan.
“Saya sempat berpikir untuk menolong korban,” ujarnya.
Karena dalam situasi yang gelap serta panik, kalau salah dalam mengevakuasi bisa kena tindih kendaraan. sebab mobil saat itu masih nyangkut sebagian di jurang, sehingga mobil harus di ikat dengan tali lebih dulu agar tidak terprosok lagi.
Beberapa warga lainya ada yang membawa bambu dari rumahnya. Bambu ini dipergunakan untuk mengangkat mobil, karena semua korban ada di dasar jurang. Ada Yasa pun mengatakan, saat sebelum kejadian naas itu terjadi, istrinya mendengar ada kendaraan yang akan lewat, tetapi tiba tiba diam, selang beberapa lama kemudian terdengarlah orang menjerit minta tolong. Warga lainnya, Wayan Kutur (35) yang pertama kali tiba di lokasi kejadian juga mengaku kalau korban sudah dibawah tertimpa mobil. beberapa penumpang menjerit minta tolong.
“Evakuasinya cukup sulit, ada sekita 10 orang yang ikut melakukan evakuasi,” ujarnya. Korban di tarik dari bawah mobil agar cepat cepat bisa diselamatkan. karena sudah cukup lama tertimpa mobil.
“Saat saya angkat salah satu korban yang diketahui bernama Sumiastri tidak ada reaksi, tapi dia masih hidup,” ujar Wayan.
Baca :
- Pick Up Pengangkut Salak Masuk Jurang Sedalam 10 Meter, 1 Penumpang Tewas 6 Luka-Luka
- Bupati Badung Resmikan 89 BSM Mangu Srikandi se-Kuta Utara
Kuat dugaan mobil pick up dengan plat DK 9653 MF tersebut kelebihan muatan, terlebih lagi kendaraan sudah tua. Saat tanjakan diatas jembatan mobil tersebut berhasil lewat. “Menurut pak sopir ban belakang sudah di tempat datar, tiba tiba perseneling lolos dan kendaraan langsung mundur,” ujar Ada seperti yang dikatakan sopir kendaraan naas itu.
Kendaraan itu jatuh ke tukad Pule disisi sebelah kanan jembatan. Pick Up milik Wayan Suteja diketahui memang sudah biasa lewat jalan ini, karena hampir setiap hari mengangkut barang dagangan serta ibu ibu ke pasar. “Ya sopirnya ikut menolong sampai evakuasi terakhir,” ujar Ada menambahkan.
Diketahui, korban tewas adalah Ni Nengah Roni (65). Korban berasal dari Dusun Perangsari Kelod. Saat ini jenasah korban sudah langsung disemayamkan di rumah duka. Korban sendiri meninggal langsung di tempat kejadian. Yang bersangkutan duduk di bak paling belakang. sementara kendaraan tersebut sebelum jatuh sempat mundur sekitar lima meter dan masuk ke kanan di tebing sisi selatan jembatan. Kendaraan tua buatan tahun 1980 ini pun langsung terpelanting masuk jurang sedalam lima meter.














