Disdik Klungkung Persiapkan Pembelajaran Siswa Tatap Muka Langsung, Total yang Setuju TPM 89,74 persen, yang Menolak 7,61 persen

Kadisdik Klungkung Drs Ketut Sujana saat melakukan sidak ruang sekolah di SDN 1 Dawan Kelod dan SDN 1 Dawan Kaler


KLUNGKUNG, Balifactualnews.com – Disdik Klungkung kembali meyakinkan dunia Pendidikan Klungkung utamanya masyarakat Klungkung kalangan para orang tua siswa, untuk bisa segera menerapkan pembelajaran Tatap Muka Langsung untuk semua siswa dari tingkat TK , SD, SMP di Klungkung. Hal itu ditegaskan Kadisdik Klungkung Drs Ketut Sujana MPd.

Ditemui disela sela melakukan sidak pemantauan gedung ruang sekolah di kawasan Kecamatan Dawan,Klungkung Kamis 18 Pebruari 2021 Kadisdik Klungkung Drs Ketut Sujana MPd menyatakan bahwa sesuai hasil verifikasi Factual untuk pelaksanaan PTM ini, setelah dilakukan verifikasi dan turun kelapangan disimpulkan bahwa seluruh jenjang pendidikan di Klungkung sudah siap melaksanakan Pembelajaran tatap Muka Langsung. Namun menurutnya  kewenangan untuk memberikan ijin memberlakukan TPM secara langsung ini tetap ditangan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta selaku Ketua Satgas Covid 9 Kabupaten Klungkung.

“Kami hanya melaporkan kesiapan pelaksanaan PTM ini sesuai dengan Verifikasi Factual baik di daratan maupun di Nusa Penida,karena kewenangan membuka atau tidak tetap ditangan Ketua Satgas Covid 19 dalam hal ini Bupati Klungkung. Sementara  yang sudah dilaksanakan jajaran Disdik serta sesuai dengan hasil kesepakatan langsung dari orang tua siswa dari sebanyak puluhan  ribu siswa yang ada di Klungkung,” Ujar Kadisdik Klungkung Drs Ketut Sujana Optimis.

Lebih jauh pria yang juga menjabat Bendesa Adat Paksebali, Dawan, Klungkung ini membenarkan bahwa dari sejumlah orang tua siswa masih ada orang tua siswa yang tidak setuju anak mereka untuk mengikuti pembelajaran tatap muka langsung. Namun jika dihitung itu tidak sampai sekian persen dari seluruh orang tua siswa,sebutnya.

Untuk lebih falidnya Kadisdik Drs Ketut Sujana membeber data rekapitulasi ijin dari orang tua siswa di Klungkung terkait rencana PTM langsung siswa ini. Menurutnya dari tingkatan SD jumlah sekolah ada 136 dengan jumlah siswa 16.854 siswa , sementara orang tua  siswa yang mengijinkan PTM ada sebanyak 15.566 sementara orang tua yang menolak ada 1288 orang. Sedangkan untuk jenjang SMP ada 22 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 8.301 siswa, sedangkan orang tua yang setuju sebanyak 7211 orang yang tidak setuju sebanyak 822 orang. Sementara untuk jenjang SMA/SMK jumlah sekolah 17 dengan total siswa sebanyak 10.455 siswa ,orang tua siswa yang mengijinkan sebanyak 9179 orang ,yang menolak  599 orang.

“Dari total verifikasi factual orang tua yang mengijinkan pembelajaran tatap Muka Langsung ini,total ada sebanyak 89,74 persen sedangkan yang menolak  hanya 7,61 persen sedangkan yang ragu ragu total 95n orang berkisar 2,65 persen,” Pungkasnya.(ana/ger/bfn)