Efektif Usir Hama, Light Trap Insect Buatan Ketut Semadiyasa Diminati Petani

I Ketut Semadiyasa seorang petani asal Karangasen dan alat perangkap hama buatannya.


KARANGASEM, Balifactualnews.com—Adalah I Ketut Semadiyasa, seorang petani asal Karangasem yang berhasil menciptakan alat untuk perangkap hama tanaman.  Light Trap Insect (Lampu Perangkap hama), begitulah ia menamai alat buatannya itu.

Dari berbagai uji coba yang dilakukannya, hasilnya sangat efektif untuk mengusir hama para petani. Alhasil alat ciptaannya itu laku keras di kalangan petani di Karangasem termasuk kabupaten lainnya.

Petani asal Ababi, Kecamatan Abang mencitapakan alat itu terinspirasi dari bantuan alat serupa yang diberikan pemerintah yang dinilai sangat efektif. Atas kreatifitasnya menciptakan alat itu
(Light Trap Insect) saat ini sangat diminati para petani.

“Alat ini tinggal dipasang saja. Pada alas diletakkan baskom yang sudah diisi air plus detergen,” ucap Sumadiyasa sambil menunjukkan karya enovatifnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (14/6/2022) kepada Balifactualnews.com.

Semadiyasa bercerita, alat itu tercipta dari keperihatinannya terhadap serangan organisme penggangu pada tanaman padi dan hortikultura. “Alat ini digunakan sebagai perangkap hama yang menyerang tanaman, separti wereng coklat, putih, trips, orong-orong, apids, walang sangit dan yang lainnya,” bebernya.

Dikatakannya, sebelumnya ia mendapatkan bantuan alat dengan fungsi yang sama dari pemerintah tetapi cost terlalu tinggi karena memakai listrik. Saat ini menurut dia, bantuan alat itu dipakai sebagai pengganti.

Sumadiaya sempat memfosting ke akun facebook Baja Tani. Begitu diposting, ada beberapa petani yang langsung tertarik dan minta untuk dibuatkan. “Alat itu sampai saat ini sudah banyak yang memesan, selain petani di Karangasem,pesanan juga datang dari petani Buleleng, Gianyar dan Bangli,” tuturnya. (ger/bfn)