Emas Biliar Porwanas Memori Ari di Ultah ke-40

emas-biliar-porwanas-memori-ari-di-ultah-ke-40
Ari Pratama saat tampil di even biliar level nasional yakni Bali Open lalu. Foto : bfn /ist

DENPASAR, Balifactualnews.com – Ada yang tersisa dari gelaran Porwanas XIII di Malangraya lalu. Suasana menarik dialami salah seorang pebiliar PWI Bali Hari Santoso atau akrab disapa Ari Pratama meraih medali emas di hari pertama biliar pada Rabu (23/11/2022) malam, tepat hari itu dirinya dilingkupi hari bahagianya yakni Ulang Tahunnya ke-40. Tidak banyak yang tahu kecuali para wartawan yang datang di Porwanas tersebut dan keluarga dekatnya.

Ya, Ari meraih medali emas itu sendiri di nomor 8-ball setelah di final melibas lawannya pebiliar dari PWI Jawa Timur Wetly Al Jufri di Lucky Pool Biliar di Kota Malang. “Ini memori sangat mengesankan bagi saya apalagi di saat hari ulang tahun (ultah) saya. Tanpa keluarga atau saudara saya jalani semuanya tetap dengan senang hati dan menjadi motivasi tinggi, sehingga akhirnya saya sukses meraih medali emas,” kata Ari Pratama mengenang masa indah itu, Senin (28/11) di Denpasar.

Wartawan dari media online Suara Denpasar itu merasa tertebus semua kebahagiaannya meski seharusnya merayakan ultahnya ditengah keluarga, namun harus dirayakan di sekeliling meja biliar dan tepuk tangan riuh rekan-rekan dari PWI Bali maupun rekan dari PWI provinsi lainnya, saat Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra mengalungkan medali emas saat itu.

“Membanggakan lagi ternyata emas yang saya raih merupakan sejarah bagi cabang olahraga (cabor) biliar PWI Bali di Porwanas karena ini merupakan emas pertama. Seharusnya dua medali emas yang saya genggam, sayangnya pada final di 9-ball saya kalau di final dari atlet Riau karena kondisi saya kelelahan,” papar Ari Pratama.

Emas dan perak yang diraihnya sehingga membuat Bali berada di posisi 8 besar bakal dijadikan semangat untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitasnya menghadapi Porwanas XIV selanjutnya.

“Tak hanya untuk saya sendiri, dua medali itu saya harap juga menjadi motivasi bagi para atlet PWI Bali lainnya untuk berlatih sejak dini utamanya menghadapi Porwanas XIV. Bagaimanapun juga, latihan tidak akan mengkhianati hasil,” harapnya.

Ari Pratama memang Namanya di dunia biliar di Bali tidak asing lagi. Beberapa kejuaraan lokal di Bali yang diikutinya kerapkali membuatnya naik podium. Bahkan even level nasional seperti Bali Open lalu Ari Pratama tak ketinggalan untuk turut uji kualitasnya. Pastinya, PWI Bali kini memiliki senjata perebut emas di Porwanas berikutnya yang siap melesat. (ena/bfn)