Gagal Podium, Irwan dan Edward Dapat Hikmah di Balikpapan

gagal-podium-irwan-dan-edward-dapat-hikmah-di-balikpapan
Edward Sandjaya mampu tembus 16 besar pada kejuaraan Balikpapan Open Handicap lalu. (bfn/ena)
banner 120x600

DENPASAR, Balifactualnews.com – Dua pebiliar putra Bali Irwan Limardi dan Edward Sandjaya yang turun pada Kejuaraan Biliar Balikpapan Open Handicap 20 – 25 Juni tahun 2023 lalu memperoleh hikmah yang luar biasa. Keduanya memang belum tembus ke podium namun pengalaman dan kekuatan para pebiliar seluruh Indonesia sudah mulai diketahuinya. Kini keduanya Kembali fokus pada evaluasi dan pembenahan terhadap kelemahan dan kekuranga kualitas tekniknya.

Irwan Limardi peraih medali perak PON XX/2021 di papua silam terhenti di babak 32 besar dan Edward Sandjaya terhenti di babak 16 besar pada kejuaraan tersebut. Meski demikian Ketua Umum Pengprov POBSI Bali dr. Laksmi Anggari Putri Duarsa didampingi Sekretaris Umum (Sekum) POBSI Bali Welly Soedarno tetap memberikan motivasi kepada keduanya.

“Baik Irwan maupun Edward tetaplah semangat jangan putus asa dan selalulah berjuang di setiap kejuaraan yang diikuti dan berskala nasional. Keduanya kurang beruntung karena memang billiar tak hanya ditentukan kualitas saja melainkan juga keberuntungan ikut menentukan,” kata dr. Laksmi Duarsa diamini Welly Soedarno di Denpasar, Selasa (4/7/2023).

Irwan dan Edward diakui dr. spesialis perawatan kulit dan kelamin itu, terpenting hasil akhir tetap pada saat pra-PON tahun 2023 dan puncaknya pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

“Teruslah berlatih dan meningkatkan kualitas teknik serta selalu melakukan pembenahan-pembenahan agar kelemahan dan kekurangan bisa tertutupi dan bisa memiliki performa maksimal ke depannya,” pinta wanita yang juga pengurus KONI Bali itu.
Sementara itu Welly Soedarno menambahkan, perkembangan pebiliar di provinsi lainnya saat ini memang telah berkembang pesat sehingga banyak muncul pebiliar-pebiliar muda yang mencuat.

“Dunia pebiliar di provinsi lainnya perkembangannya memang luar biasa. Selain itu baik Irwan maupun Edward memang kesulitan untuk melakukan latih tanding karena terbatasnya lawan sparing. Utamanya untuk Irwan kesulitan untuk mencari sparing yang sepadan di Bali,” pungkas Welly Soedarno. (ena/bfn)