*Terkait Koalisi 7 Parpol
SURAT BALASAN- DPD II Golkar Karangasem melayangkan surat balasan terkait ketidakhadirannya pada pertemuan partai koalisi yang digagas Partai NasDem
KARANGASEM Balifactualnews.com , DPD Golkar Karangasem gerah, menyusul klaim pihak partai NasDem yang menyebutkan Golkar sudah masuk dalam daftar partai koalisi untuk mengusung I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam Pilkada Karangasem 2020 mendatang. Klaim itu disampaikan Putu Artha saat bertemu dengan empat pimpinan partai politik di Karangasem, Minggu (16/2/20). Pernyataan tak elok yang disampaikan konsultan politik Mas Sumatri, mendapat reaksi dari Plt Ketua DPD Golkar Karangasem I Gusti Ngurah Sutiawan. “Sangat kita sayangkan, klaim itu sama dengan menyudutkan Golkar ditengah kita sedang melakukan proses survei kandidat,” ucap Setiawan.
Setiawan menegaskan, bahwa sampai saat ini Golkar Karangasem belum menentukan arah koalisi karena belum ada perintah dari pimpinan partai diatas. “Bagaimana bisa dikatakan kita sudah berkoalisi dengan NasDem, wong induk partai kita saja belum membuat keputusan resmi tentang itu,” tegasnya.
Dipihak lain Sekretaris Partai Golkar Karangasem I Wayan Putu, mengatakan, Partai NasDem memang mengundang untuk hadir dalam pertemuan itu, tapi pihaknya tidak bisa hadir dengan alasan tertentu.
“Kita tidak mungkin bisa hadir, apalagi dalam agenda surat udangan tersebut membahas soal koalisi. Surat undangan ini juga sudah kita balas dalam bentuk surat resmi,” ucap Wayan Putu.
Sementara itu Ketua Tim Pilkada Partai Golkar, I Wayan Sekep Aryana, juga merasa risih dengan statemen Putu Artha tersebut. Menurut Sekep Aryana desakan Putu Artha agar 7 parpol yang diklaim sudah koalisi termasuk Golkar untuk secepatnya mengurus rekomendasi ke DPP, sehingga awal Maret induk partai sudah bisa mengeluarkan rekomendasi.
“Pernyataan Putu Artha ini sangat intervensi terhadap proses yang tengah berjalan di internal partai Golkar. Ini sudah tidak elok. Sesuai UU Parpol, dengan 11 kursi yang ada di DPRD Partai Golkar sudah sangat bisa mengusung calon sendiri dalam Pilkada nanti,” tegas Sekep.














