Hendak Akhiri Hidup di Tengah Laut, Pria Asal Bogor Berhasil Diselamatkan

hendak-akhiri-hidup-di-tengah-laut-pria-asal-bogor-berhasil-diselamatkan
Korban aksi nekat terjun ke laut dari kapal Dharma Ferry VIII dievakuasi menggunakan ambulans KKP menuju Puskesmas Manggis I untuk mendapatkan perawatan medis, Selasa (21/10/2025).

KARANGASEM, Balifactualnews.com — Pagi di Selat Lombok mendadak riuh. Di antara deru mesin dan hempasan ombak, teriakan panik penumpang memecah suasana tenang perjalanan kapal feri Dharma Ferry VIII yang tengah berlayar dari Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat, menuju Padangbai, Karangasem, Selasa (21/10) sekitar pukul 06.30 WITA.

Seorang pria tiba-tiba nekat melompat dari dek kapal ke laut lepas. Ia belakangan diketahui bernama Andri Reza (29), sopir truk asal Kampung Pisang, Karadenan, Cibinong, Bogor.

“Beberapa penumpang berteriak melihat seseorang meloncat ke laut. Kapten kapal segera memutar haluan dan menurunkan skoci untuk melakukan evakuasi,” jelas Kapolsek Padangbai, Kompol I Wayan Gede Wirya, membenarkan insiden tersebut.

Upaya penyelamatan berlangsung dramatis. Sekitar 25 menit setelah kejadian, tepat pukul 06.55 WITA, awak kapal berhasil mengangkat korban dalam keadaan tidak sadarkan diri namun masih bernapas. Tim medis kapal langsung memberikan pertolongan pertama hingga korban kembali siuman.

Begitu kapal bersandar di Dermaga II Pelabuhan Padangbai, korban segera dievakuasi menggunakan ambulans KKP menuju Puskesmas Manggis I untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Dari hasil penyelidikan awal, tindakan nekat Andri diduga dipicu oleh masalah rumah tangga yang membuatnya depresi dan kehilangan kendali. Beruntung, nyawanya masih tertolong. Kini ia dalam kondisi sadar dan mulai membaik setelah menjalani observasi di puskesmas.
Pihak kepolisian bersama KSOP Padangbai telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan pihak terkait untuk proses penanganan lebih lanjut. (tio/bfn)

Exit mobile version