Jelang Porprov Bali 2025, Pecatur Porprov Badung Digenjot Pogram ini

jelang-porprov-bali-2025-pecatur-porprov-badung-digenjot-pogram-ini
Try out pecatur Badung di Sidoarjo lalu Foto: bfn/ist

BADUNG, Balifactualnews.com – Pengurus Pengkab Percasi Badung terus mempersiapkan diri dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025. Salah satu planing utama, yakni memberikan uji coba pertandingan catur dan sparing secara rutin, baik di Bali maupun luar daerah. Yang terbaru, tim definitif Catur Badung melawat ke Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut Ketua Umum Pengkab Percasi Badung, I Wayan Tirta, try out menjadi dasar penting dalam evaluasi dan pembenahan kemampuan atlet, memantau kelemahan para pecatur, yang kemudian diperbaiki melalui latihan rutin. “Beberapa waktu lalu, pecatur Badung telah melakoni sparing dengan pecatur-pecatur Sidoarjo, yang langganan menjadi juara umum Porprov Jatim. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk meningkatkan kemampuan para pecatur Badung ke depannya,”tutur Wayan Tirta di Badung, Rabu (16/7/205)

Disebutkannya, kalau pihaknya sudah menugaskan atlet untuk mengeluarkan kemampuan penuh pada kegiatan tersebut. Dengan pengalaman tersebut, dia yakin mereka akan lebih siap menghadapi tekanan kompetisi di Porprov nanti. Pria yang juga Wakil Ketua Umum I KONI Kabupaten Badung itu mengaku Percasi Badung saat ini sudah membentuk tim definitif untuk Porprov Bali XVI, yang terdiri 18 atlet, 6 pelatih, dan 4 orang ofisial.

“Kami masih terus berupaya meningkatkan performa pecatur putra kami. Namun, tim putri sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik, terbukti saat sparing di Sidoarjo, tim putri menjadi juara satu, dan ini menjadi modal kuat untuk mencapai target kami,” imbuhnya.

Kendati dari adanya kelemahan di sektor putra, Wayan Tirta optimis pihaknya dapat memoles kemampuan mereka menjadi kekuatan yang kompetitif. Percasi Badung memiliki target ambisius untuk meraih juara umum di Porprov Bali 2025 dengan membidik 9 medali emas. Untuk merealisasikan target tersebut, mereka merancang program training camp intensif dan berlatih serius 4 kali seminggu. Hal ini dilakukan untuk membiasakan mental atlet menghadapi persaingan sengit dengan pecatur dari luar daerah.

“Kami harus realisasikan target 9 emas dan juara umum. Ini bukan sekadar ambisi, tapi komitmen yang akan terus kami upayakan melalui kerja keras dan program strategis,” demikian WayanTirta. (ena/bfn)