Kadis Perindustrian Klungkung Dapat Sanksi Penundaan Kenaikan Gaji

banner 120x600
Bupati Suwirta batal menonjobkan Gede Kesumajaya

 

 

 

KLUNGKUNG—Niat Bupati Suwirta akan menonjobkan Kadis Perindustrian dan Tenaga kerja, Gede Kesumajaya, tidak berjalan mulus. TIM GDN yang ditugaskan memberikan sanksi terhadap pimpinan OPD yang malas membuat laporan kerja ke pemerintah pusat itu hanya menjatuhkan sanksi penundaan gaji.

“Pejabat bersangkutan kita kenakan sanksi penundaan kenaikan gaji setahun saja,” kata Ketua Tim GDN sekaligus Sekda Klungkung, Gede Putu Winastra, Rabu ( 27/2/2019).

.
TIM GDN menilai, pelanggaran yang dilakukan Gede Sumajaya, masih tergolong pelanggaran sedang. Artinya kesalahan yang dilakukan itu tidak sampai berdampak pada kondisi pemerintahan. “Pelanggarannya tidak termasuk dalam kategori berat. Sanksi penundaan kenaikan gaji selama setahun  sepadan dengan pelanggaran yang dilakukan,” terang Sekda.

Dikatakan, Tim GDN sifatnya hanya memberikan rekomendasi saja, tapi keputusan itu ada ditangan Bupati selaku pemangku kebijakan  tertinggi di lingkungan Pemkab Klungkung.

Dikonfirmasi terpisah Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, mengaku sudah menerima laporan hasil kajian Tim GDN berikut rekomendasinya. Dengan rekomendasi tersebut dirinya batal menjatuhkan sanksi menonjobkan bawahannya itu. “Apa pun hasil kajian dan rekomendasi yang dilekuarkan Tim GDN, saya rasa itu yang terbaik,” katanya.

Suwirta berharap, kejadian  seperti itu tidak terulang lagi agar tidak memunculkan preseden buruk di kalangan OPD. Sikap tegas yang dilakukan itu bukan semata-mata untuk menghakimi tapi melecut semangat pimpinan OPD mengajukan usulan program demi kemajuan Klungkung.

“Ini program bukan untuk saya, tapi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Klungkung,” tegasnya

Sebelumnya, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja, menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan itu. Pihaknya berjanji tidak akan mengulanginya lagi. “ Ini murni keteledoran saya, dan saya ikhlas menerima sanksi yang sudah dijatuhkan ini,” ucap Kesumajaya. (ana)