Karangasem Siap Tambah Dua Kampung Nelayan Merah Putih

karangasem-siap-tambah-dua-kampung-nelayan-merah-putih
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menyampaikan rencana penambahan dua Kampung Nelayan Merah Putih di tahun 2026 saat meninjau progres pembangunan di Desa Seraya Timur, Selasa (7/10).

KARANGASEM, Balifactualnews.com — Setelah berhasil menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang terpilih dalam program Kampung Nelayan Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Karangasem kini menyiapkan langkah lanjutan. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata mengungkapkan, pada tahun 2026 mendatang pihaknya akan mengusulkan pembangunan dua kampung nelayan tambahan.

“Rencananya kami akan kembali usulkan dua Kampung Nelayan Merah Putih, mengingat hampir seluruh pesisir Karangasem masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan,” ujar Gus Par, Selasa (7/10).

Menurutnya, sejak awal Karangasem telah mengajukan tiga lokasi kampung nelayan, namun tahun ini hanya satu yang disetujui — yaitu di Banjar Dinas Batu Kori, Desa Seraya Timur. Proyek yang kini masih berjalan dengan progres sekitar 5 persen itu ditargetkan rampung dan beroperasi pada Desember 2025.

Dua lokasi tambahan yang akan diusulkan berada di Kecamatan Manggis dan Kecamatan Kubu. Keduanya dianggap strategis karena menjadi wilayah pesisir dengan aktivitas nelayan cukup tinggi.

“Kami berharap nantinya kampung nelayan yang dibangun bisa dilengkapi dermaga agar kapal nelayan mudah bersandar. Selain berfungsi untuk distribusi ikan, ke depan juga bisa dikembangkan untuk sektor wisata,” imbuhnya.

Gus Par menegaskan, keberadaan kampung nelayan akan menjadi solusi bagi nelayan Karangasem yang kerap mengalami penurunan harga ikan saat musim panen. Dengan adanya fasilitas penyimpanan, pelelangan, dan pabrik es, hasil tangkapan dapat dikelola dengan lebih baik.

“Tangkapan nelayan kami cukup melimpah. Karena itu perlu tempat penampungan agar saat panen raya harga ikan tidak jatuh,” jelasnya.

Langkah Pemerintah Kabupaten Karangasem itu mendapat dukungan dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, I Putu Sumardiana. Ia menilai Karangasem layak menjadi daerah percontohan karena kontribusinya yang besar terhadap produksi ikan di Bali.

“Sekitar 30 persen dari total 17 ribu nelayan di Bali berasal dari Karangasem. Jadi cukup pantas jika Karangasem dijadikan percontohan,” ujarnya.

Sumardiana menambahkan, selain Karangasem, pemerintah provinsi juga akan mendorong pembangunan kampung nelayan di daerah lain seperti Jembrana dan Buleleng, seiring dengan target nasional membangun 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026.

“Kami akan ikut memperjuangkan usulan Karangasem ke pusat. Harapannya, keberhasilan di Karangasem menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Bali,” tutupnya.

Kampung Nelayan Merah Putih di Seraya Timur menjadi tonggak penting bagi kebangkitan ekonomi maritim Karangasem. Dengan rencana pengembangan dua lokasi baru di 2026, daerah ujung timur Pulau Bali ini berpeluang menjadi pusat perikanan tangkap dan wisata bahari terintegrasi di masa depan. (tio/bfn)