KARANGASEM, Balifactualnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem terus menunjukkan progres nyata dalam membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Pelaksanaan program ini mendapat perhatian khusus setelah dikunjungi Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Selasa (12/5).
Kunjungan tim yang dipimpin Paban I/Ren Sterad Kolonel Inf I Nyoman Yudhana Dewata Putra itu bertujuan memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran dan benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Rombongan disambut Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir, jajaran Korem 163/Wira Satya, unsur OPD, Forkopimcam Rendang, serta masyarakat Desa Pempatan.
Agenda diawali dengan peninjauan kegiatan bakti sosial kesehatan, penyuluhan pencegahan stunting, serta penyerahan 50 paket sembako kepada ibu hamil dan keluarga dengan anak stunting.
Usai kegiatan sosial, tim melanjutkan peninjauan ke Posko TMMD untuk menerima paparan langsung dari Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir.
Dalam paparannya, Letkol Gurbasa menegaskan pembangunan jalan rabat beton menjadi sasaran utama karena sangat dibutuhkan warga sebagai akses penghubung antara Dusun Kubakal dengan Dusun Alas Ngandang.
“Jalan ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya distribusi hasil pertanian dan peternakan. Sebagian besar warga di sini menggantungkan hidup dari sektor tersebut,” ujarnya.
Pembangunan fisik yang tengah dikerjakan meliputi rabat beton sepanjang 1.450 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan lima titik dinding penahan tanah, dua titik beton cyclop, empat gorong-gorong, dan lima pasang leneng.
Tak hanya infrastruktur, TMMD juga menyasar pembangunan nonfisik melalui berbagai penyuluhan, mulai dari wawasan kebangsaan, mitigasi bencana, hukum, kamtibmas, pertanian, peternakan, bahaya narkoba, kesehatan, hingga stunting.
Program unggulan TNI AD juga turut diwujudkan melalui rehab lima unit rumah tidak layak huni, pembangunan lima MCK, dua sumur bor, pipanisasi sepanjang 1.000 meter, penanaman 1.000 pohon buah, pembangunan lapangan voli, pembersihan sungai, hingga penguatan ketahanan pangan di lahan seluas satu hektare.
Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf I Nyoman Yudhana Dewata Putra, mengapresiasi sasaran TMMD yang dinilai benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat setempat.
“Sasaran yang dibangun sudah tepat. Ini yang harus terus dipertahankan, karena esensi TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program, terutama penghijauan dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Usai menerima paparan, Tim Wasev meninjau langsung sejumlah sasaran fisik, mulai dari pembangunan jalan rabat beton, MCK, lapangan voli, hingga rumah milik I Wayan Darmada yang sedang direhabilitasi.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan gerakan bersama membuka jalan menuju kemajuan desa dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Kubakal. (tio/bfn)













