KARANGASEM, Balifactualnews.com — Pagi yang semula sunyi di Banjar Dinas Muku, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Seorang pria berinisial IWS (44), yang dikenal sebagai kepala wilayah setempat, ditemukan meninggal dunia di garasi rumahnya, Minggu (28/12)
Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Ni Made Yuli Astari, sekitar pukul 05.40 WITA. Saat itu, ia hendak mengambil sepeda motor di garasi setelah keluar dari kamar. Namun langkahnya terhenti seketika ketika melihat suaminya telah tergeletak tak bernyawa.
Tangis dan teriakan minta tolong memecah kesunyian pagi. Warga sekitar segera berdatangan dan berupaya memberikan pertolongan. Sayang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polsek Rendang sekitar pukul 06.15 WITA. Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta melakukan pemeriksaan awal.
Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis UPTD Puskesmas Rendang menunjukkan bahwa korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan. Petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Sejumlah barang di lokasi turut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Polisi juga mencatat kondisi dan posisi korban saat ditemukan untuk melengkapi administrasi penyelidikan.
Kapolsek Rendang, Kompol I Made Berata, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan sementara dari para saksi, korban diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa.
“Dari keterangan saksi-saksi, sementara motifnya mengarah pada faktor ekonomi. Namun penyelidikan tetap kami lakukan secara menyeluruh,” ujar Kompol I Made Berata.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat setempat, mengingat korban dikenal aktif dan mengemban tanggung jawab pelayanan di lingkungannya. (tio/bfn)













