Ketua Badan Pengelola Besakih Dijabat Mantan Direktur Bank Permata

ketua-badan-pengelola-besakih-dijabat-mantan-direktur-bank-permata
I Gusti Lanang Muliarta.

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Mantan Direktur Bank Permata, yakni I Gusti Lanang Muliarta ditugaskan Gubernur Bali I Wayan Koster sebagai Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih.
Penugasan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Bali Nomor 368/01-A/HK/2023, tentang Pembentukan dan Susunan Kepengurusan Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih masa bakti tahun 2023-2028.

Dalam menjalankan tugasnya mengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih selama lima tahun kedepan, pria lulusan UGM asal Kecamatan Selat itu akan didampingi I Wayan Mastra (Camat Rendang) sebagai sekretaris dan Ni Wayan Sutari sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal dan Manajemen Resiko.

Sedangkan Kepala Bidang Operasional dan Pelayanan kembali dipercayakan kepada I Gusti Bagus Karyawan yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Plt Manajer Operasional Kawasan Suci Pura Besakih. Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Aset dan Pengembangan Usaha, serta Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Keamanan masing-masing dijabat Ni Wayan Sartika Wati, dan Ida Bagus Suyasa.

“Kepengurusan Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih di dominasi orang luar besakih, karena dari enam nama yang disebutkan dalam SK Gubernur hanya satu orang dari Desa Besakih,” kata Nengah Wartawan.
Pria yang juga menjadi anggota Pecalang di Desa Adat Besakih ini, mengatakan, banyaknya nama orang luar Besakih yang lolos, dinilai belum ada orang lokal Besakih yang berkompeten atau memiliki kemampuan bagus untuk duduk di kepengurusan itu.

“Saya kira orang lokal yang lebih mendominasi sesuai statemen Presiden Joko Widodo saat peresmian mengutamakan orang lokal Besakih,” ungkapnya.

Kendati demikian, lanjut dia, siapa pun yang duduk dipengurusan Badan Pengelola, pihaknya berharap kedepannya mampu membuat Besakih lebih maju dan lebih berkembang lagi.

“Ya, siapa pun yang ditugaskan agar mampu merubah Besakih kearah yang lebih baik dari sebelumnya,” harapnya.
Sementara itu, Kelian Banjar Batumadeg, I Putu Eka Januarta, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan nama-nama yang lolos tersebut ke warganya melalui pesan Whats App karena ada beberapa warganya yang ikut mendaftar.

“Kalau dilihat nama-nama yang lolos, memang hanya satu dari Besakih sisanya dari luar. Mungkin warga Besakih yang tak lolos masih kalah pengalaman dengan peserta yang terpilih saat tes,” pungkasnya. (tio/bfn)